Home Sei Rokan Jaya Desa Seroja Rohul Fokus Pemberdayaan Masyarakat dan Pengaspalan Jalan

Desa Seroja Rohul Fokus Pemberdayaan Masyarakat dan Pengaspalan Jalan

12
Desa Seroja Rohul Fokus Pemberdayaan Masyarakat dan Pengaspalan Jalan

Keterangan Foto: Kepala Desa (Kades) Sei Rokan Jaya, Jamal Abdul Gani

Kamis, 26 September 2019 20:07
 

Desa Sei Rokan Jaya (Seroja), Kecamatan Kepenuhan, Rohul selama beberapa tahun ke depan, fokus pada pemberdayaan masyarakat serta pengaspalan jalan desa sepanjang lebih kurang 15 kilometer.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Desa Sei Rokan Jaya (Seroja), Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) fokus dalam pemberdayaan masyarakat, serta pengaspalan jalan desa.

Kepala Desa (Kades) Sei Rokan Jaya, Jamal Abdul Gani, mengungkapkan ada sekira 15 kilometer panjang jalan desa yang telah diajukan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD) Desa Sei Rokan Jaya 2020-2025.

"Akses jalan poros desa rencananya kita ajukan di RPJMD, mulai dari Tugu Pelajar Simpang Empat Kota Tengah sampai Desa Muara Jaya, ada sekitar 15 kilometer," jelas Jamal yang baru dilantik sebagai Kades Sei Rokan Jaya pada Januari 2019.

Jamal mengaku jalan ini sedang berada dalam kondisi jalan pasir dan batu, tergolong tidak ramah bagi masyarakat desa sebagai pengguna jalan karena berdebu di musim kering.

Selain pengaspalan jalan desa, sambung Jamal, Pemerintah Desa Seroja juga memasukkan rencana program untuk pengerasan jalan produksi petani, karena masih tanah liat atau tanah bencah.

"Kalau hujan licin, karena banyak warga yang mengeluh karena jalan tersebut menjadi kubangan lumpur," kata Kades.‎

Selain itu lagi, tambah Jamal,‎ Pemerintah Desa Seroja juga memasukkan program pemberdayaan masyarakat desa, salah satunya pemanfaatan sungai sebagai mata pencarian masyarakat.

Ia menuturkan ada beberapa sungai dengan lebar di atas 15 meter, seperti Sungai Batang Lubuh, Sungai Belampam, dan sungai lain.

"Kita ingin mengarahkan warga desa untuk menjadi petani kerambah dengan memanfaatkan sungai-sungai ini," ungkap Jamal, dan mengaku jika disetujui tentunya kondisi ekonomi masyarakat bisa meningkat, selain dari sektor perkebunan.***(zal)‎

Sumber : Riauterkini