Home Desa Kepayang Kades Asal Rohul Rugikan Negara Rp 556 Juta

Kades Asal Rohul Rugikan Negara Rp 556 Juta

277
Kades Asal Rohul Rugikan Negara Rp 556 Juta

Kades Asal Rohul Rugikan Negara Rp 556 Juta

Kades Asal Rohul Rugikan Negara Rp 556 Juta

 

PEKANBARU (RP) - Penyelewen­gan terhadap penggunaan angga­ran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Desa Kepayang Rohul 2015 diduga merugikan negara hingga Rp 556 juta. Untuk mem­pertanggungjawabkan kerugian ini, Kepala Desa (Kades) Kepayang, Anten duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa.

Sidang untuk mengadili Anten, Selasa (5/12) mulai digelar di Pen­gadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Anten di­hadirkan ke hadapan majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Rohul Gilang SH.

Pada sidang yang mengagendakan pembacaan dakwaan kemarin, JPU memaparkan, Kades Kepayang, Keca­matan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rohul ini diduga menyelewengkan dana APBDes 2015 lalu. Sementara, perbuatannya sendiri terjadi pada 2015 dan 2016. "Terdakwa telah mer­ugikan negara sebesar Rp556.650.000. Perbuatannya itu dilakukan pada 2015 dan 2016. Saat itu, Desa Ke­payang menerima dana APBDes," ucap JPU.

Dana yang bertujuan untuk pembangunan desa itu, dikatakan JPU, oleh Anten digunakan untuk kepentingan pribadi. Penyele­wengan dilakukan dengan modus menarik dana Silpa sebanyak 18 kali dengan memalsukan tandatangan Bendahara Desa Kepayang yang saat itu dijabat oleh Suheri.

"Terdakwa Anten dijerat dalam pasal 2, pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaima­na diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi,” urai JPU.

Terdakwa yang hadir ke persi­dangan tanpa didampingi penase- hat hukum ini saat ditanya Akim mengaku mengerti dengan isi dak­waan. Kepada Anten, hakim juga memaparkan apa yang menjadi hak baginya sebagai terdakwa. Usai dakwaan dibacakan, persidangan sendiri kemudian ditunda untuk dilanjutkan pekan depan.(ali)

 

SUMBER : RIAU POS, RABU 6 DESEMBER 2017