Home Negeri Beradat Era Perubahan Memaknai TEPAK

Memaknai TEPAK

58
Memaknai TEPAK

 

Oleh Syamsul Bahri Samin

Grup ini diberi nama TEPAK Negeri BERADAT. TEPAK itu sendiri sebuah tempat yang di dalamnya berisi sirih, kapur, pinang, dan lainnya.

Sesuatu yang berbeda itu terhimpun dalam tepak, dan disorong untuk menyampaikan hajat, mengundang ke helat.

Di saat kita memutuskan berada di grup ini, maka semestinya bersiap untuk berbeda.

Rasa sirih jangan dipaksa sama dengan pinang walau sudah dioles kapur. Sebaliknya, jangan pula memaksa pinang selembut lembaran sirih yang bisa dilipat sesuai yang kita kehendaki.

Namun biarlah sirih, pinang, dan kapur itu tetap dalam tepak dengan perannya masing-masing.

Berbeda tidak selamanya buruk. Lihatlah pelangi itu indah karena warnanya beda-beda.

Berbeda itu anugerah dan juga berkah selama kita mampu mengambil hikmah.

Jika ada yang menyampaikan kritik atas apa yang kita lakukan, bukan berarti mereka adalah musuh yang mesti diberangus. Justru bisa saja sebaliknya wujud cinta kasih dan atensinya.

Ingat... teman yang baik itu bukanlah yang selalu menyanjung. Teman yang baik itu adalah mereka yang mau menegur dan.mengoreksi demi kebaikan kita. Sebaliknya, mereka yang diam dan mengaminkan saja apa yang kita lakukan, justru membahayakan dan akan mencelakakan kita.
              *

TEPAK  DEKLARASI

Sekarang tepak itu sudah disorong ke khalayak, gong pun sudah ditabuh. Panitia helat sudah dibentuk. Bahkan calon pengantinnya pun sudah diumumkan.

Kalau ada yang bertanya tentang helat itu adalah wajar dan patut disyukuri sebagai bukti cintanya pada helat itu. Maklumlah helatnya masih lama, takut ada yang lupa terutama mengingatkan panitianya jangan sampai lengah.

Panitia pesta harus sudah menyiapkan tenda, kayu bakar, dan tentu saja dana untuk beli beras, daging, rebung, dan bahkan nangka hingga terong asam dan belacannya.
Jangan berharap ke yang lain karena lazimnya undangan hanya akan hadir sebentar di hari pesta.

Ingat ini pesta besar melibatkan khalayak ramai. Harus punya tukang masak yang andal agar nasinya tidak mentah atau jadi bubur, agar gulai dan sambal tak keasinan atau rasa hambar.

Untuk itu, mari kita merahkan bibir kita dengan sirih kapur di tepak ini hingga kita temukan semangat kebersamaan menuju ke pelaminan dan singgasana yang sudah dideklarasikan itu.
Terlepas apakah nanti pelaminan itu akan menjadi pelaminan suka atau pelaminan duka, yang penting jangan sampai jadi pelaminan kelabu yang mempermalukan.*

- Pucuk Suku Nan Sepuluh -
Banner Pucuk Suku Nan Sepuluh
- Makna dan Arti Logo -
Banner makna Logo luhak kepenuhan
Gssb
Banner gssb
Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
New Poster Luhak Kepenuhan Beradat
Jadwal Sholat & Imsakiah 1441 H
Banner Waktu Sholat dan Imsakiyah 1441 H
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Petuah Ketua LAM Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Sambutan Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Sekapur Sirih Mamak Sutan Kayo Moah
Banner Sekapur Sirih
Banner Sekapur Sirih
Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Add
Banner ADD
Banner ADD
One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Buku Super Quotion
Banner Buku Super Quotion
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner LKA Kepenuhan
Banner LKA Kepenuhan