Home Berita Dalam Koran Pendidikan Riau dalam Dilema

Pendidikan Riau dalam Dilema

3,080
Pendidikan Riau dalam Dilema

Pendidikan Riau dalam Dilema

RIAU POS

JUM’AT, 2 OKTOBER 2015

PRO-ROKAN HULU

Negeri Seribu Suluk

Halaman 8

 

PEKANBARU (RP)- Kondisi kabut asap yang masih menyelimuti Provinsi Riau membuat pemerintah dalam dilema. Pasalnya tidak hanya mengganggu kesehatan, asap juga telah menggangu dunia peudidikan. Dengan alasan kesehatan, 1, 2 juta pelajar di Riau terpaksa diliburkan.

 

Di sisi lain, peliburan ini menimbulkan masalah baru. Mutu pendidikan terancam jika proses belajar-mengajar tak berjalan sebagaimana mestinya. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), akhirnya terpaksa menunda pelaksanaan ujian semester, Mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat. Keputusan ini disampaikan Kepala Disdiknud Riau, Dr H Kamsol yang menjadi pembicara pertama dalam diskusi publik yang dilaksanakan Disdikbud Riau bekerja sama dengan Riau Pos dengan tema "Tersebab Asap, Antara Libur Apakah Sekolah" Kamis (1/10). Bertempat di Kaliandra Meeting Room Graha Pena Riau, tujuh narasumber hadir dalam diskusi yang dimoderatori General Manager Riau Pos H Zulmansyah Sekedang. Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pendidikan Riau seperti Drs H Soemardi Taher, guru-guru dan mahasiswa serta pelajar.

 

PendidikanRiau dalam Dilema

Kamsol mengatakan, mengingat kerap liburnya para pelajar semester kali ini terpaksa diundur. Hal itu dilakukan pelajar dapat mengejar ketinggalan pelajaran. Semula jadwal ujian semester untuk SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA dilaksanakan pada 3-13 Desember diundur menjadi 17-23 Desember 2015. Khusus dilaksanakan pada 14-23 Desember 2015. Sedangkan bagian rapor semester 1 dilakukan pada 9 Januari 2016.

 

Kebijakan ini atas saran pemerintah pusat," jelas Kamsol. lebih lanjut dikatakannya, dilema lain yang muncul akibat peliburan ini, pelajar di rumah tidak benar-benar mengerjakan tugas. Mereka malah bermain di luar ruangan. Untuk itu, pihaknya mewacanakan kerja sama dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan.

 

Baik di Pekanbaru dan juga daerah-daerah. Nantinya polisi akan melakukan peneguran kepada anak yang bermain di luar rumah saat asap, Kemudian polisi juga akan menegur pelajar dan masyarakat yang tidak menggunakan masker ketika keluar rumah" jelasnya. sementara Kepala BMKG propinsi Riau, Sugarin SSi mengatakan, saat ini hot spot di Riau sudah tidak ada lagi. Di mana hot spot terbanyak di Provinsi sumatera Selatan (Sumsel). Update hot spot tertanggal 1 Oktober, di Sumatra terdapat 156 titik, di mana 140 di antaranya berada di Sumsel, sementara Riau nihil. Riau memang sudah sekitar sepekan lebih tidak ada lagi hot spot. Sedangkan asap yang ada di Riau ini berasal dari Sumsel, karena angin saat ini bertiup dari arah selatan ke utara.

 

"Secara umum pada Oktober ini hujan di Riau belum merata, Sedangkan berdasarkan prediksi kondisi aman kabut asap di Riau pada November karena arah angin yang berubah," jelasnya.

 

Sementara itu, perwakilan dari BPBD Provinsi Riau, Indrawansyah mengatakan, operasi penanggulangan kabut asap di Riau sudah berlangsung sejak Februari hingga saat ini. Hasilnya titik api atau hot spot dapat ditekan. Karena saat ini asap di Riau berasal dari provinsi tetangga, maka pihaknya menekankan kepada provinsi tersebut agar dapat melakukan hal yang sama seperti di Riau untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

"Selama ini Riau selalu dikaitkan dengan daerah produsen kabut asap. Padahal kenyataannya di Riau sudah tidak ada lagi hot spot, untuk itu secara perlahan Riau sudah berpindah dari daerah produsen asap menjadi konsumen asap," ujarnya.

 

Dari sisi kesehatan, dr Samsul Afandi SpP, selaku spesialis paru dan saluran napas RS Awal Bros juga didapuk menjadi narasumber. Dari hasil penjelasannya, asap terdiri dari tiga komponen yaitu gas, partikel kimia, dan panas. Di mana jika manusia secara terus-terusan dan jangka panjang menghirup asap maka efeknya akan menyebabkankan kanker paru.Sedangkan jangka pendek akan menyebabkan peradangan pada paru.

 

"Organ yang paling rentan terserang akibat paparan asap adalah paru-paru. Untuk itu, dari semua organ paru-parulah yang mudah rusak apabila terpapar asap. Asap juga dapat menggangu perkembangan otak anak, jika terpapar terus menerus," jelasnya.

 

Narasumber lainnya H Jakiman MPd selaku mantan wakil ketua KPAID mengatakan anak-anak Riau harus diselamatkan. Baik secara fisik dan juga masa depannya. Sedangkan Ketua PGRI Pekanbaru, Defi Warman MPd mengatakan, sudah 18 tahun ini Riau rutin terpapar kabut asap setiap tahunnya. Sudah semestinya pcmerintah memikirkan membuat gedung sekolah yang dapat kedap asap. Sehingga ke depannya proses belajar-mengajar tidak terganggu jika ada kabut asap.

 

Narasumber terakhir, H Iskandar Alamsyah MM selaku koordinator pengawas sekolah juga menegaskan jika pelajar diliburkan maka guru-guru juga harus diliburkan. Karena kondisi kesehatan guru juga penting. Usai narasumber memberikan materi, peserta diskusi tampak semangat untuk mengajukan pertanyaan dan juga pendapat mengenai kondisi kabut asap di Riau terutama terhadap dinia pendidikan.

 

Ujian Semester Boleh Dlundur

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah (Kemenbuddikdasmen), Hamid Muhammad mempersilahkan Disdik Riau mengatur penundaan ujian semester tahun 2015 bagi sekolah yang diliburkan selama kabut asap berstatus darurat bencana.

 

Hal ini disampaikan Hamid menjawab Riau Pus terkait adanya usulan dari Disdik Riau, tokoh pendidikan hingga PGRI agar dilakukan pengunduran jadwal ujian semester karena tidak maksimalkan jam belajar mengajar selama status darurat asap.

 

Namun, Hamid memberi catatan bahwa pengunduran jadwal ujian semester tidak bisa mengubah jadwal ujian nasional (UN) yang telah ditetapkan dalam kalender pendidikan.

"Dalam keadaan darurat ujian semester boleh diundur. Disdik yang menetapkan. Kalau UN tetap," kata Hamid tadi malam, Kamis (1/10).

 

Hamid menjelaskan jadwal UN tidak bisa diundur karena rentang waktunya masih cukup bagi sekolah maupun siswa mempersiapkan diri, yakni April 2016. Penundaan terhadap UN menurutnya bisa saja dilakukan seandainya bencana asap terjadi mendekati waktu UN, misalnya pada Februari 2016.

 

"Kalau UN tidak bisa diubah. Kecuali nanti pada situasi yang tidak kita harapkan, kabut asapnya sampai Februari 2016," ungkapnya.

 

Lantas bagaimana solusinya bila ujian semester diundur sementara UN tetap. Karena hal ini dipastikan tetap memengaruhi serapan mata pelajaran siswa yang tercecer ketika sekolah diliburkan saat darurat bencana. Menanggapi hal ini, Hamid meminta Disdik dan sekolah menyusun penambahan jam belajar yang tertinggal tersebut.

 

"Katakanlah nanti sudah normal asapnya, sekolah menyesuaikan. Bisa menambah 1 atau 2 jam belajar, itu disesuaikan dengan tingkat ketertingggalan berapa lama. Bisa juga libur semester yang biasanya berapa minggu mungkin dikurangi, atau ditiadakan sama sekali untuk kelas yang mau lulus. Yang seperti itu dinas yang mengaturnya, tidak usah dari pusat karena itu kewenangan daerah," pungkasnya. (sol/ fat)

- Pucuk Suku Nan Sepuluh -
Banner Pucuk Suku Nan Sepuluh
- Makna dan Arti Logo -
Banner makna Logo luhak kepenuhan
Gssb
Banner gssb
Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
New Poster Luhak Kepenuhan Beradat
Jadwal Sholat & Imsakiah 1441 H
Banner Waktu Sholat dan Imsakiyah 1441 H
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Petuah Ketua LAM Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Sambutan Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Sekapur Sirih Mamak Sutan Kayo Moah
Banner Sekapur Sirih
Banner Sekapur Sirih
Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Add
Banner ADD
Banner ADD
One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Buku Super Quotion
Banner Buku Super Quotion
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner LKA Kepenuhan
Banner LKA Kepenuhan