Home Desa Kepenuhan Jaya Pengurus KUD Sari Mukti Kepenuhan Jaya Saling Lapor Ke Polisi

Pengurus KUD Sari Mukti Kepenuhan Jaya Saling Lapor Ke Polisi

258
Pengurus KUD Sari Mukti Kepenuhan Jaya Saling Lapor Ke Polisi

Pengurus KUD Sari Mukti Kepenuhan Jaya Saling Lapor Ke Polisi

Pengurus KUD Sari Mukti Kepenuhan Jaya Saling Lapor Ke Polisi

ROHUL,PoskoNews.com -Saling lapor ke Polisi, Itulah sekarang yang terjadi sesama pengurus koperasi unit desa (KUD) Sari Mukti Desa Kepenuhan Jaya, Kepenuhan Hulu, Rokan Hulu, Riau, terkait adanya dugaan penggelapan dana koperasi sekitar lebih kurang Rp 60 juta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, permasalahan itu berawal dari adanya temuan dan ketidak jelasan pertanggung jawaban keuangan koperasi Sari Mukti sekitar Rp.4,5 Miliar, sehingga Pengurus KUD Sari Mukti resmi melaporkan seorang mantan pengurus dan Badan Pengawas Koperasi tersebut.

Namun, yang dilaporkan ke polisi dalam hal ini Polda Riau hanya sebesar Rp 60 juta, sehingga kini kasus itu masih ditangani Mapolda Riau.

Kepala Desa Kepenuhan Jaya, Ujang Bakri, menyebutkan selaku pimpinan masyarakat di Desa, mengaku merasa prihatin  terkait adanya dana Koperasi yang diduga digelapkan oleh dua pengurus yang dilaporkan ke Mapolda Riau itu.

Pria yang akrab dipanggil Ujang Klereng ini berharap pihak Kepolisian agar segera menyelesaikan permasalahan ini. Karena jika permasalahan ini berlanjut, makanya dampaknya pasti tidak akan baik bagi masyarakat yang tergabung sebagai anggota Koperasi itu.

“Karena ingin masalah ini cepat selesai, maknya kita dari pihak desa memfasilitasi permasalahan ini. Kita undang seluruh pengurus. Kita juga undang Pak Camat, biar permasalahan ini cepat kelar,”kata Ujang kepada wartawan Selasa (7/2/2017).

Ditempat sama, Ketua KUD Sari Mukti Samsul Bahri melalui Sekretarisnya Hakim, mengakui secara resmi telah melaporkan dua orang mantan pengurus Koperasi itu.

“Benar, kita sudah laporkan permasalahan itu ke Mapolda Riau. Sekarang kita tunggu perkembangan selanjutnya,”kata Hakim kepada wartawan, Selasa (7/2/2017).

Hakim menjelaskan, selain adanya dugaan penggelapan, pengurus lama juga diduga telah lakukan manipulasi data anggota Pola KKPA dengan PT . HPN  yakni perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kecamatan Kepenuhan ini.

“Pengurus lama banyak manipulasi lahan pola KKPA. Kita duga yang menikmati tidak terdaftar sebagai anggota Koperasi. Dan masyarakat yang seharusnya berhak malah tidak kebagian,”ungkapnya.

Sedangkan Camat Kepenuhan Hulu, Muhammmad Abror mengatakan untuk memastikan permasalahan KUD Sari Mukti ini, ia meminta kepada pengurus yang baru mengukur ulang lahan yang dikerja samakan dengan PT HPN.

Hal itu dilakukan, lanjut Abrar, karena dari rapat yang digelar di kantor desa Kepenuhan Jaya, ternyata banyak lahan dikuasai oleh oknum tertentu namun tidak terdaftar sebagai anggota KUD Sari Mukti, sehingga menimbulkan adanya indikasi penggelapan dana KUD

“Sehingga nanti jelas berapa luas lahan yang diambil hasilnya namun tidak terdaftar sebagai anggota KUD Sari Mukti,” jelas M.Abrar kepada wartawan Selasa (7/2/2017). (Yth)

 

Sumber : Poskonews,com