Home Berita Dalam Koran Riau Terbukti Mampu Mengelola Migas

Riau Terbukti Mampu Mengelola Migas

854
Riau Terbukti Mampu Mengelola Migas

Riau Terbukti Mampu Mengelola Migas

RIAU POS

JUM’AT, 2 OKTOBER 2015

PRO-ROKAN HULU

Negeri Seribu Suluk

Halaman 8

 

PEKANBARU (HP) - Kekhawatiran pemerintah pusat akan kemampuan daerah mengelola sector minyakdan gas (Migas) semakin terbantahkan. Melalui perusahaan daerah yang dibentuk, kekayaan dari dalam bumi Negeri Lancang Kuning terbukti berhasil dikelola secara professional.

 

Awalnya PT BSP (Bumi Siak Pusako) tidak memiliki sumber daya mengelola Migas. Setidaknya ada tiga syarat dasar yang harus dipenuhi untuk mengelola Migas, yakni kesiapan finansial, sumber daya manusia dan pengalaman. Untuk menutupi kelemahan itu, makanya PT BSP menggandeng Pertamina Hulu dan terbukti sekarang ini BSP semakin maju dan berkembang," ujar Dirut PT BSP, Bismantoro Prabowo pada diskusi penguatan tata kelola BUMD Migas di Riau yang ditaja Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR), Kamis (1/10), di Sekretariat FKPMR.

 

Diskusi yang dipandu Aiden Yusti ini turut dihadiri Ketua Ketua Harian FKMPR Al azhar, Wakil Ketua III FKMR Edyanus Herman Halim, Kadispenda Riau SF Harianto, Kadistamben Syahrial Abdi, Karo Ekonomi Syafrial serta undangan lainnya.

 

Menyangkut tata kelola Migas oleh BUMD, Bismantoro mengungkapkan sangat berpengaruh perubahan politik dan kepemimpinan dari tingkat daerah hingga pusat. Namun BSP tetap menjalankan operasional perusahaan secara profesional agar target yang dibebankan SKK Migas dapat tercapai. "Kami sudah berjalan 13 tahun di BOB bersama Pertamina

 

Hulu semakin menunjukkan kinerja perusahaan yang unggul. 80 persen keuntungan dalam bentuk deviden di sektor ke pemegang saham, Sisanya untuk pengelolaan perusahaan, CRS dan sebagainya. Alhamdulillah dalam penilaian SKK Migas, BOB asetnya paling sehat dan mendapatkan ranking 5 terbaik. Kalau untuk perusahaan nasional BOB terbaiknya," papar dia.

 

Kadispenda Riau SF Harianto, menilai sudah saatnya Riau tidak terlalu bergantung kepada Migas. Apalagi tren harga Migas dan produksi dan kendala lainnya yang menghambat industri sektor Migas. "Untuk Rp 40 miliar yang disetor BSP ke daerah dalam bentuk pembagian deviden belumlah besar. Makanya kita perlu mencari peluang-peluang pemasukan lainnya," kata mantan Kadis PU Riau ini.

 

Ketua Harian FKPMR Al azhar mengharapkan, ada dampak sosial dari pengelolaan Migas yang dikelola daerah. Di antaranya pemberian beasiswa untuk menciptakan generasi Riau yang cerdas. "Fenomena Migas Riau ini menjadi bagian dari kita sampai nantinya. Migas itu sudah menjadi kepedihan kita. Rasanya kalau kepedihan saja yang kita dapat berarti masa tidak berputar dari dulu sampai sekarang. FKPMR ingin merubah kepedihan masyarakat Riau ini," ucapnya.(mar)

- Pucuk Suku Nan Sepuluh -
Banner Pucuk Suku Nan Sepuluh
- Makna dan Arti Logo -
Banner makna Logo luhak kepenuhan
Gssb
Banner gssb
Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
New Poster Luhak Kepenuhan Beradat
Jadwal Sholat & Imsakiah 1441 H
Banner Waktu Sholat dan Imsakiyah 1441 H
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Petuah Ketua LAM Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Sambutan Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Sekapur Sirih Mamak Sutan Kayo Moah
Banner Sekapur Sirih
Banner Sekapur Sirih
Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Add
Banner ADD
Banner ADD
One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Buku Super Quotion
Banner Buku Super Quotion
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner LKA Kepenuhan
Banner LKA Kepenuhan