Home Sanksi & Sotie Adat Sotie Adat

Sotie Adat

43,883
Sotie Adat

Sotie Adat

Ko ateh inok bo pucuk
Ko bawah inok bo uwek
Di tongah di giik kumang

Ke atas tidak berpucuk
Ke bawah tidak berakar
Di tengah digigit kumbang.

Bagi para pejabat adat atau orang-orang yang mengetahui maksud dari pepatah adat tersebut, maka apabila dinyatakan atau dituturkan kepadanya, akan membuat bulu roma berdiri dengan sendirinya, karena mereka menganggap bahwa pepatah itu memiliki sesuatu kekuatan dahsyat yang terkandung di dalamnya. Hal tersebut dikarenakan akibat yang ditimbulkannya oleh Sotie Adat itu adalah berupa musibah yang tidak tahu kapan datang dan perginya. Jika ia mengenai seseorang akan sangat sulit untuk disembuhkan, seperti mengalami lumpuh, busuih (perut besar), bingung, cacat, gila, dan sebagainya. Arti konkrit pepatah adat tersebut adalah ibarat sebatang pohon yang tidak lagi memiliki kekuatan apa pun atau sesuatu yang mendatangkan manfaat, malah akan mendatangkan dan membahayakan orang  yang ada di sekitarnya.


Menurut hasil Pengkajian Tombo Adat Luhak Kepenuhan yang diadakan di Balai Adat Luhak Kepenuhan pada tanggal 17-19 April 1999, dinyatakan bahwa Sotie Adat merupakan sumpah nenek moyang masyarakat Kepenuhan. Jadi di sini ada sesuatu kekuatan gaib yang mendatangkan bencana kepada mereka yang membuat pelanggaran dalam adat. Yang lebih menarik adalah akibat yang ditimbulkan itu bukan saja dapat mengenai pelaku pelanggaran, namun salah seorang dari keluarga yang bersangkutan juga akan mendapatkannya. Memang aneh, tapi itu adalah kenyataan dalam masyarakat Kepenuhan.


Menurut keyakinan masyarakat Kepenuhan bahwa datangnya Sotie Adat ini diakibatkan oleh para pejabat adat yang tidak lagi memperhatikan atau melanggar ketentuan adat di Luhak Kepenuhan. Sangat sulit memastikan kapan datangnya, Sotie Adat ini kepada seseorang. Akibat yang ditimbulkan Sotie Adat ini boleh dikatakan sama dengan hukum alam. Dengan adanya pelanggaran yang mereka kerjakan maka alam juga ikut memberikan ganjaran yang setimpal atas kesalahan yang dilakukan. Ditambah lagi hubungan mereka secara sosial, juga mendatangkan penyakit psikologis yang amat tinggi bagi yang mendapatkan musibah.


Dari pengamatan di lapangan, Sotie Adat akan menimpaa atau dikenakan kepada mereka yang tidak menghormati aturan tatanan adat yang berlaku. Contohnya yang paling kongkrit adalah mereka yang tidak sesuai jabatan adat yang dipangkunya, dikarenakan azam lazim adat tidak diperhatikan, yang ada kemauan dan kehendak pribadi atau kelompok, maka lambat laun akan mendatangkan akibat yang tidak baik bagi dirinya, dan suku yang dipimpin.