Home Mapolsek Kepenuhan Terpidana Persetubuhan Anak Dibawah Umur Di Kepenuhan Di Eksekusi Jaksa

Terpidana Persetubuhan Anak Dibawah Umur Di Kepenuhan Di Eksekusi Jaksa

236
Terpidana Persetubuhan Anak Dibawah Umur Di Kepenuhan Di Eksekusi Jaksa

Terpidana Persetubuhan Anak Dibawah Umur Di Kepenuhan Di Eksekusi Jaksa

Maret 16, 2018 12:22

ROHUL, PoskoNews.com – Akhirnya pelaku persetubuhan anak dibawah umur berinisial FR (19) di eksekusi oleh Kejaksaan Negeri Pasir Pengaraian, Rokan Hulu (Rohul), Riau Rabu (14/3/2018).

FR dieksekusi setelah berhasil diamankan Polsek Kepenuhan di Kota Tengah saat sedang berada di dalam pickup Mitshubishi L300, Rabu (14/3/2018) sekira pukul 10.30 WIB, saat akan berangkat kerja memupuk tanaman kelapa sawit bersama pamannya.

FR di eksekusi berdasarkan putusan kasasi di Mahkamah Agung yang memvonisnya selama 5 tahun penjara Nomor: 1906 K/Pid.Sus/ 2017 tanggal 11 Desember 2017.

Setelah sebelumnya FR, warga Dusun I Desa Kepenuhan Hulu, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Rohul.sempat dibebaskan oleh Majlis hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian.

Atas putusan bebas itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rohul mengajukan kasasi ke MA.

Setelah putusan Kasasi MA itu, FR sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), baik aparat Kepolisian maupun
Kejaksaan.

FR dituduh melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa anak di bawah umur sebut saja Melati yang saat itu masih berusia 17 tahun melakukan persetubuhan pada Sabtu (22/10/2016) sekitar pukul 23.30 WIB di RT 002/ RW 002 Dusun I Desa Kepenuhan Hulu.

Berawal pada Sabtu sore (22/10/2016), FR menghubungi saksi korban Bunga dan mengajaknya ketemuan di pembuangan sampah di Kota Tengah, Kecamatan Kepenuhan.

Setelah bertemu, FR mengajak Melati jalan-jalan bersama rekan-rekan pelaku menggunakan sepeda motor ke Pasir Pangaraian untuk menonton balapan liar. Karena hari sudah malam, FR dan teman-temannya berpencar.

Kemudian, FR membawa Melati ke sebuah pondok kecil kosong dan sepi di Simpang Surau Munai. Di pondok itu, FR mengajak Bunga masuk untuk tidur di sana. Awalnya saksi menolak karena takut.

Setelah korban masuk, FR mengajak Melati berbuat tidak senonoh, bahkan sampai mengajak korban berhubungan badan.

FR secara membabi buta, bahkan menarik celana dalam korban dan memaksa korban berhubungan layaknya suami istri.

Dari pengakuan korban Melati, sedikitnya tiga kali disetubuhi FR hingga Minggu (23/10/2016).

Atas Kejadian itu korban Melati mengadukan apa yang dialaminya kepada orang tuanya, sehingga ayah korban melaporkan ke Polsek Kepenuhan.

Kajari Pasir Pengaraian Freddy Daniel Simanjuntak SH MHum melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Rohul Mochamad Fitri Adhy SH membenarkan telah di eksekusinya terpidana FR.

“Ya, terpudana FR dieksekusi setelah diamankan oleh Polsek Kepenuhan dan diserahkan ke Kejari Pasir Pengaraian atas perkara persetubuhan anak di bawah umur dengan korban RA yang saat itu masih berusia 17 tahun,”kata Fitri Adhy. (Rif)

Sumber : PoskoNews.com