Home Pilgub Riau 2018 DPRD Riau Sebut Sekretaris Tim Transisi Tak Paham Penyusunan APBD

DPRD Riau Sebut Sekretaris Tim Transisi Tak Paham Penyusunan APBD

26
DPRD Riau Sebut Sekretaris Tim Transisi Tak Paham Penyusunan APBD

Ahad, 2 Desember 2018 19:16
Sikap kecewa tim transisi terhadap DPRD Riau yang tidak memasukkan usulan Gubernur Riau terpilih pada APBD 2019 disayangkan dewan. Tim dinilai tidak paham dengan penyusunan anggaran.

Riauterkini-PEKANBARU- Kekecewan tim transisi terhadap DPRD Riau yang dianggap tidak berkenan memasukkan usulan program prioritas Gubernur Riau terpilih pada APBD 2019 sangat disayangkan wakil rakyat di DPRD Riau.

"Pernyataan Saiman itu sangat ceroboh dan penuh emosional, sayang akademisi punya pemikiran seperti itu," kata Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua DPRD Riau kepada riauterkinicom, Ahad (02/12/18).

Ia menjelaskan, Banggar DPRD Riau tidak pernah menghilangkan usulan TAPD Pemprov Riau dalam KUA PPAS. Seharusnya, Saiman banyak belajar tentang tata cara penganggaran.

"Malu kita sudah teriak sambil menyalahkan DPRD tapi tak paham dengan aturan. Pintu masuknya TAPD, mereka rapatnya dengan TAPD dan kami menerima dari TAPD juga kami sudah tanyakan apakah usulan tim transisi sudah masuk, dijawab sudah masuk, nah apalagi? mestinya dia protesnya ke TAPD bukan ke kami, toh ke kami tidak ada komunikasi tim transisi itu," terangnya.

Politisi Demokrat ini menganggap, bisa jadi yang dimaksud Saiman adalah proyek Perencanaan Detail Engineering Design (DED) yang memang dikerjakan oleh konsultan, ada yang 1 sampai 2 yang bukan kewenangan provinsi.

"Saya jadi heran ngotot sekali, tapi sebaiknya dia buka kegiatan apa yang tidak masuk dalam APBD biar masyarakat tau. Apakah kegiatan yang dirasakan masyarakat atau kegiataan perencanaan-perencanaan atau Detail Engineering Design. Kalau infrastruktur mana mungkin kami kurangkan, bahkan kalau bisa kami menambahkan, yuk kita buka bukaan, silahkan buka ke masyarakat usulan transisi kemudian kita lihat rekaman rapat-rapat kami," jelasnya.

Anggota dewan Dapil Kota Pekanbaru ini tidak lupa menyebut, dalam setiap rapat anggaran, selalu dilakukan dengan transparan, bahkan pihaknya punya rekaman video visual dan audio serta notulen untuk mencegah adanya penyelewengan kewenangan.

"Kami sudah bekerja baik tapi masih saja dituduh tak benar. bahkan cenderung tendensius, kalau beliau mau saya ajak Saiman itu bedah APBD terbuka ke Publik. Kasihan anggota Banggar saya ajak bahas APBD sampai subuh bahkan kami di ruangan itu melalui 5 kali azan. Jadi kalau ada yang tak sesuai dengan keinginan maka saya katakan kerusakan bukan pada televisi kami," tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sekretaris Tim Transisi Saiman Pakpahan menyampaikan kekecewaaannya pada sikap DPRD Riau yang mengabaikan usulan program prioritas Gubernur Riau terpilih pada APBD 2019. Padahal, tim sudah mencapai kesepakatan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Kami sudah empat kali melakukan pembahasan dengan tiga OPD (Organisasi Perangkat Daerah.red) yang membidangi pendidikan, kesehatan dan insfrastruktur. Bahkan sudah ada kesepakatan tertulis mengenai dimasukannya program prioritas Gubri terpilih pada APBD Riau 2019, namun setelah disahkan hasilnya justru berbeda," keluh Saiman saat berbincang dengan riauterkini.com.di Pekanbaru, Sabtu (01/12/18). ***(ary)

 

Sumber : Riauterkini