Home Ervan Saharuddin KARENA CORONA

KARENA CORONA

40
KARENA CORONA
 

Memborong kebutuhan ini itu, menaikkan harga ini itu hingga kelevel yang tak masuk akal. Bisakah ini dikategorikan sebagai virus yang mematikan ?

Apa justru karena kepanikan? Memang virus itu berbahaya. Hanya saja, jika kita mau sedikit menengok fakta dan data, mungkin tidak perlu sampai sebegitu paniknya. Ingatlah, ilmu pengetahuan ibarat mata elang. Percuma kita bisa terbang, jika tak punya mata, dinding tebing akan kita tabrak lalu jatuh jadi bangkai.

96% orang yang kena virus corona, berada di daratan Tiongkok. 4%nya, tersebar di berbagai negara. Dari yang 4% itu, di Indonesia baru beberapa yang dinyatakan positif.

Dari mereka yang kena, angka sembuhnya tinggi sekali. Bagi yang berusia di bawah 50 tahun, kemungkinan meninggal itu 0.2%. Di bawah 60 tahun 1.3%.

Di hari terburuknya, 10 Februari silam, virus ini membunuh 108 orang. Itu angka tertinggi kematian sejak virus ini mengetuk pintu dunia. Tapi tahukah, bahwa diabetes ternyata membunuh 4300 orang setiap harinya? Ya, mati karena kelebihan gula lebih mungkin daripada kena virus corona. Virus ini lemah dari segi memberangus tubuh kita, meski kuat sekali dari segi penyebaran. Lagi-lagi penyebabnya imunitas dan kebersihan.

Mungkin tidak saya saja yang berpikir seperti ini. Bahwa, ada juga dampak positifnya virus corona. Seketika, kita lebih peduli kesehatan dan kebersihan. Berkali-kali lipat lebih peduli dari sebelumnya. Baik itu untuk diri sendiri, juga untuk lingkungan sekitar. Yang sebelumnya mungkin tidak terlalu peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Pasti ada cara menghentikannya, setidaknya memperlambat. Dari kemarin kita banyak menerima pesan di grup-grup dan berbagai media sosial. Tentang bagaimana cara cuci tangan. Dari sana kita belajar, ternyata ini jauh lebih efektif daripada memakai masker bagi yang sehat. Karena virus ini tidak menyebar lewat udara. Melainkan lewat butiran cairan seperti batuk, ingus dan bersin. Yang kemudian dipindahkan lebih banyak lewat sentuhan telapak tangan jadi makanya sering-sering cuci tangan.

Jangan lupa Jaga kesehatan gaes !!

 

Sumber : Fb  Ervan Saharudin - 19 jam ·