Home Pemilu Presiden/ Legislatif 2019 KPU Rilis Hasil Audit Dana Kampanye: Ini Beda Dana 01 dan 02

KPU Rilis Hasil Audit Dana Kampanye: Ini Beda Dana 01 dan 02

15
KPU Rilis Hasil Audit Dana Kampanye: Ini Beda Dana 01 dan 02

Ilustrasi Pemilu. ANTARA

 

 

Selasa, 11 Juni 2019 12:13 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis hasil audit laporan dana kampanye peserta pemilu melalui situs resminya www.kpu.go.id. “Pasangan calon nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin tidak mengeluarkan dana pribadi untuk penerimaan dana kampanye sebesar Rp 594 miliar.” Demikian keterangan dalam sistus KPU. Sedangkan Prabowo - Sandiaga Uno menggelontorkan dana pribadi Rp 192 miliar dari total penerimaan dana kampanye sebesar Rp 210 miliar.

Dana kampanye Jokowi - Ma'ruf Amin paling besar didapatkan melalui sumbangan pihak kelompok yang mencapai Rp 259 miliar. Sumber penerimaan lainnya dari partai politik atau gabungan partai politik sebesar Rp 76 miliar, sumbangan perorangan Rp 20 miliar, sumbangan badan usaha non pemerintah Rp 246 miliar, dan sisa lainnya mencapai Rp 82 juta.

Baca juga: 9 Parpol Tak Lapor Identitas Lengkap Penyumbang Dana Kampanye ...

Ini berbeda dengan sumber dana kampanye pasangan calon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sumber dananya berasal dari partai politik atau gabungan partai politik sebesar Rp 4 miliar, sumbangan perorangan Rp 9 miliar, sumbangan pihak kelompok Rp 1 miliar, sumbangan badan usaha non pemerintah Rp 2 miliar, dan sisa lainnya mencapai Rp 111 juta.

Laporan juga menayangkan pengeluaran dana kampanye kedua paslon. Terhitung sejak 23 September 2018 hingga 25 April 2019, pasangan calon Prabowo - Sandiaga Uno mengeluarkan dana kampanye dengan total Rp 211 miliar. Sedangkan pasangan calon inkumben menghabiskan dana Rp 549 miliar.

Baca juga: Beda Dana Kampanye Jokowi dengan Prabowo di ... 

“Seluruh laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye pemilihan umum 2019 telah diaudit kantor akuntan publik untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) sejak 27 April 2019.” Selain kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden, laporan itu juga mencakup seluruh laporan dana kampanye 20 partai politik dan Dewan Perwakilan Daerah dari 34 provinsi. 

 

Sumber : TEMPO.CO