Home Pilkada 2020 Langkah Gibran di Pilwalkot Solo Dinilai tak Aman Tanpa PDIP

Langkah Gibran di Pilwalkot Solo Dinilai tak Aman Tanpa PDIP

120
Langkah Gibran di Pilwalkot Solo Dinilai tak Aman Tanpa PDIP

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (tengah) Foto: Antara/R. Rekotomo Pengamat menilai meski didukung tiga Parpol, tanpa PDIP langkah Gibran belum aman.

 

Senin 10 Feb 2020 06:56 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Langkah Gibran Rakabuming Raka di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Solo dinilai belum aman meski Gerindra, Golkar dan Demokrat telah menyatakan siap memberikan dukungan. Putra Presiden Joko Widodo itu tetap harus bisa meyakinkan PDI Perjuangan untuk memberikan restu maju Pilwalkot Surakarta.

"Adanya Demokrat, Gerindra dan Golkar yang diberitakan siap mendukung Gibran di Pilkada Solo belum cukup untuk memuluskan majunya Gibran menjadi calon Walikota," ujar Direktur Riset Median Ade Irfan Abdurahman saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (9/2).

Sebab, kata Ade, dari ke 3 partai yang diberitakan mendukung Gibran, baru terkumpul 6 Kursi. Rinciannya, Gerindra hanya memiliki 3 kursi, Golkar 3 kursi dan Demokrat tak punya kursi. Lanjutnya, DPRD Kota Solo dari syarat 9 Kursi yang menjadi syarat untuk dapat mengusung calon Walikota dan Wakil Walikota Solo Pilkada 2020. Maka Gibran masih perlu tambahan 3 kursi untuk memuluskan langkahnya.

"Kursi DPRD Kota Solo, PDI Perjuangan 30 kursi, PKS punya 5, Gerindra punya 3, Golkar punya 3, PAN punya 3, dan PSI punya 1. Jadi, dengan hanya dukungan Demokrat, Gerindra, dan Golkar tidak mungkin hanya akan ada calon tunggal (Hanya Gibran), justru Gibran masih butuh kursi dari partai lainnya," jelasnya.

Ade melanjutkan, PDIP sebagai pemenang di Kota Solo, menjadi penentu. Siapapun yang didukung PDIP menjadi calon Walikota Solo akan otomatis memenuhi syarat KPU. Jadi tinggal menunggu kemana arah dan dukungan PDI Perjuangan pada Pilkada Kota Solo Mendatang. Menurutnya, pertarungan Achmad Purnomo dan Gibran di internal PDIP dalam mendapatkan restu akan menarik.

"Jadi Karena itu, ini sebenarnya merupakan pertarungan di Internal PDI Perjuangan. Siapapun yang akhirnya dapat dukungan PDI Perjuangan sudah memangkan setengah pertarungan. Jadi menarik bagi yang kalah di internal. Apakah akan maju  menggunakan kursi dari parpol lain dan melawan Hegemoni PDI Perjuangan, atau memilih mundur dari pertarungan," tuturnya.

Lebih lanjut, Ade Irfan mengatakan, andai Gibran maju dengan dukungan dari partai selain PDI Perjuangan tentu akan menjadi ujian tersendiri bagi soliditas dan Hegemoni PDI Perjuangan di kota Solo. "Apakah konstituen akan ikut pilihan struktural partai atau justru memilih kader kultural PDI Perjuangan yang tidak didukung oleh partainya sendiri," kata Ade Irfan.

 

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

- Pucuk Suku Nan Sepuluh -
Banner Pucuk Suku Nan Sepuluh
- Makna dan Arti Logo -
Banner makna Logo luhak kepenuhan
Gssb
Banner gssb
Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
New Poster Luhak Kepenuhan Beradat
Jadwal Sholat & Imsakiah 1441 H
Banner Waktu Sholat dan Imsakiyah 1441 H
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Petuah Ketua LAM Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Sambutan Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Sekapur Sirih Mamak Sutan Kayo Moah
Banner Sekapur Sirih
Banner Sekapur Sirih
Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Add
Banner ADD
Banner ADD
One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Buku Super Quotion
Banner Buku Super Quotion
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner LKA Kepenuhan
Banner LKA Kepenuhan