Luhakkepenuhan.com Internasional

LIMA TAHUN MENJADI PESAKITAN Resmi Bebas, Anwar Ibrahim Jadi Calon Pemimpin Masa Depan Malaysia

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
LIMA TAHUN MENJADI PESAKITAN Resmi Bebas, Anwar Ibrahim Jadi Calon Pemimpin Masa Depan Malaysia
LIMA TAHUN MENJADI PESAKITAN Resmi Bebas, Anwar Ibrahim Jadi Calon Pemimpin Masa Depan Malaysia
 
Rabu, 16 Mei 2018 - 18:00 WIB 
KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) - Jalan untuk kembali ke panggung politik bagi Anwar Ibrahim, politikus Malaysia, kini lebar terbuka. Itu setelah dirinya dibebaskan dari penjara.
 
Bahkan, kini dia mulai dilihat sebagai calon pemimpin masa depan. Anwar telah menjalani hukuman penjara 5 tahun atas tuduhan sodomi dan korupsi setelah perselisihannya dengan pemerintah.
 
Pembebasan itu terjadi setelah Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad meminta pengampunan untuk Anwar dan telah dikabulkan pada Rabu pagi (16/5/2018). Mahathir berjanji akan pergi agar Anwar menjadi perdana menteri menggantikan dirinya dalam kurun waktu dua tahun.
 
Selama ini, Anwar memimpin gerakan oposisi Malaysia selama bertahun-tahun. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Malaysia, akhirnya koalisi Mahathir mampu menyingkirkan partai yang berkuasa sebelumnya.
 
Adapun kemenangan pemilu yang mengejutkan pekan lalu kemudian diikuti rekonsiliasi antara Anwar dan Mahathir. Mahathir pernah memecat Anwar saat menjalankan tugas pertamanya sebagai perdana menteri.
 
Anwar bebas dari rumah sakit di Ibukota Kuala Lumpur yang merupakan tempatnya menjalankan perawatan. Para pendukung Anwar yang berkumpul di rumah sakit mengikutinya ke Istana untuk bertemu dengan Mahathir.
Para pendukung yang mengendarai sepeda motor berteriak, "Hidup Anwar." Mereka berangkat dari kompleks kerajaan untuk mendukung pemimpin mereka yang baru agar dibebaskan.

Ahmad Samsuddin (59), salah seorang pendukung Anwar, menyebut, bebasnya Anwar rasanya seperti gelombang perubahan yang berputar-putar di Malaysia setelah tidak adanya keadilan selama bertahun-tahun.
 
Kisah hubungan Mahathir dan Anwar kemudian menjadi salah satu tikungan dan belokan yang luar biasa. Selama 1990-an, mereka merupakan sekutu politik saat keduanya masing-masing menjabat sebagai perdana menteri dan wakilnya.
 
Akan tetapi, Anwar dipecat pada 1998 silam setelah berselisih dengan mentor politiknya dan dipenjarakan karena penyalahgunaan kekuasaan setahun kemudian. Dilansir BBC, pada 2004 lalu, keyakinannya di balik memimpin oposisi untuk mendapat keuntungan yang belum pernah terjadi sebelumnya. (ina/iml/trz)
 
Sumber : RIAUPOS.CO

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA