Luhakkepenuhan.com Adat Limo Luhak

23 Satpam Masjid Agung Rohul Dirumahkan, Ini Penjelasan Pihak Pengelola

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
23 Satpam Masjid Agung Rohul Dirumahkan, Ini Penjelasan Pihak Pengelola
23 Satpam Masjid Agung Rohul Dirumahkan, Ini Penjelasan Pihak Pengelola

Senin, 21 Mei 2018 15:14

Sekira 23 tenaga satpam di Masjid Agung Islamic Center Kabupaten Rokan Hulu dirumahkan oleh pihak pengelola.‎ Berikut penjelasannya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sekira 23 tenaga Satuan Pengaman (Satpam) bertugas di Masjid Agung Islamic Center Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dirumahkan atau diistirahatkan oleh pihak pengelola masjid.‎

Puluhan Satpam Masjid Agung Rohul diistirahatkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan, sesuai Surat Pemberitahuan Nomor: 800/ Sekre‎-Islamic/ 54, tertanggal 16 Mei 2018, ditandatangani Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center Rohul, H. Zulyadaini.‎

Dalam surat pemberitahuan, pihak pengelola menyebutkan perumahan sementara puluhan Satpam untuk lebih tertib dan nyaman kegiatan di Masjid Agung Islamic Center Kabupaten Rohul. Untuk keamanan dan ketertiban sementara digantikan oleh Satpol PP Rohul.‎

Terkait perumahan puluhan Satpam tersebut, Ketua Umum Badan Pengelola Islamic Center Kabupaten Rohul H. Zulyadaini sangat menyayangkan hal itu sempat menjadi perbincangan hangat di masyarakat.‎

Menurutnya, informasi pemecatan secara sepihak dilakukan Badan Pengelola Islamic Center Rohul tidak benar. Diakuinya, apa yang dilakukannya hanya sebatas memberikan pembelajaran agar Satpam bisa bekerja lebih maksimal.‎‎

"Ini terlalu dibesar-besarkan. Kami dari pengelola tidak ada maksud untuk memecat para Satpam itu. Kami hanya memberikan peringatan. Dan harapan kami, mereka bisa berubah agar sungguh-sungguh dalam bekerja," jelas pria yang akrab disapa Haji Zul kepada wartawan, Ahad (20/5/2018).‎‎

Haji Zul juga Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Kabupaten Rohul menerangkan surat pemberitahuan pengistirahatan 23 Satpam Islamic Center dikeluarkan bukan tanpa alasan.‎‎

Diakuinya, surat pemberitahuan resmi dikeluarkan Badan Pengelola Islamic Center sebagai salah satu peringatan atau teguran atas kurang maksimalnya Satpam dalam menjalankan tugasnya.‎

"Sebelumnya sudah kita peringatkan secara lisan. Tapi mereka (Satpam) tetap tidak mau mendengarkan kami. Makanya kami keluarkan surat pemberhentian sementara. Namun yang jelas ini bukan pemecatan," tegas Haji Zul.‎

Diakuinya lagi, dampak kurang maksimalnya kinerja 23 Satpam Masjid Agung Islamic Center Rohul,‎ dirinya selaku Ketua Umum Badan Pengelola sempat mendapat teguran dari beberapa unsur pimpinan di lingkungan Pemkab Rohul.‎

"Bayangkan saja, saat waktu salat subuh datang, tapi imamnya tidak bisa masuk ke masjid, karena pagar belum dibuka. Tentunya ini kesalahan yang fatal," kesal Haji Zul.‎‎

Putra Luhak Kepenuhan ini sangat menyayangkan terhadap prilaku para Satpam yang terlalu cepat mempublikasikan hal-hal yang sifatnya internal, seperti surat pemberitahun pemberhentian sementara yang dikeluarkan pihak Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center Rohul.‎

Ia sangat mengharapkan, karena sifatnya masih dalam urusan rumah tangga, seharusnya hal tersebut tidak dibesar-besarkan. Hal itu harus diluruskan agar tidak menimbulkan fitnah yang bisa merusak para pihak terkait di dalamnya.‎

"Tidak semudah itu kami memecat mereka (Satpam). Lagian saya tidak ada wewenang melakukan pemecatan. Pasalnya mereka digaji oleh Pemkab Rokan Hulu, bukan dari uang pribadi saya," papar Haji Zul dan berharap masalah yang ada bisa diluruskan.‎

Berikut daftar nama Satpam Masjid Agung Islamic Centre yang dirumahkan sementara, Heriyono, Neriwati, Sauqani, Desty, Rahmad pradinata, Hariyono, Imam Kurniawan, Restu, Sulaiman, M.Aminudin Al Fajri, Bustami, Jhon Albert, Noval Sikumbang, Jhony Iskandar, Ari Ambaraw, Sunarto, Yunardi, Ridho M syaputra, Erik lesmana, Safwan,M. Husein Nst, Salpen, Yunarti.***(zal) 

 

Sumber : Riauterkini-

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA