Sampaikan Keluhan Sipol ke Bawaslu

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
Sampaikan Keluhan Sipol ke Bawaslu
Sampaikan Keluhan Sipol ke Bawaslu

Sampaikan Keluhan Sipol ke Bawaslu

 

MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Ku- molo menyarankan partai politik me­nyampaikan keluhan-keluhan soal pendaftaran peserta Pemilu 2019 ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Menurut Tjahjo, hal itu agar Bawaslu yang nantinya merekomendasikan kepada KPU untuk ditindaklanjuti.

"Saya kemarin sudah ketemu dengan Ketua KPU. Kalau memang ada keberatan dari partai politik, disalurkan lewat Bawaslu yang mana

nanti dari Bawaslu akan membuat rekomendasi kepada KPU,” ujar Tjahjo di Gedung Joeang, Menteng,

Jakarta, Sabtu (21/10).

Menurut Tjahjo, reko­mendasi itu dapat berupa rekomendasi agar KPU memperpanjang pendaf­taran verifikasi kepada partai politik. Sehingga parpol-parpol kembali diberi kesempatan untuk ikut me­lengkapi persyaratan pendaftaran.

"Sehingga KPU melak­sanakan tugas memper­panjang pendaftaran veri­fikasi sesuai pengaduan le­wat Bawaslu. Karena kalau itu dibuat oleh KPU, berarti KPU melanggar PKPU yang dibuat sendiri,” ujarnya.

Tjahjo menambahkan, meski semua parpol telah mendaftar dan ditutup masa pendaftarannya, ma- beberapa partai yang belum proses verifikasi. Salah satu

yang dipersoalkan berkaitan dengan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dari KPU yang dianggap menjadi "batu sandungan" bagi parpol. "Memang semua sudah mendaftar, masih ada 4 atau 5 partai yg belum tuntas verifikasinya mengenai Sipol,” kata Tjahjo.

Sebelumnya, 13 parpol dinyatakan tidak bisa melanjutkan tahapan pendaftaran Pemilu 2019. Berdasar hasil rekap data Sipol dari 27 par­pol, sebanyak 14 parpol dinyatakan lengkap berkasnya dan diterima

pendaftarannya oleh KPU, 13 parpol lain dinyatakan tidak lengkap.

Adapun parpol yang tidak lolos tersebut yakni Partai Indonesia Kerja (PIKA), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bhineka Indonesia, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), PNI Marhae­nisme, Partai Pemersatu Bangsa (PPB), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Rakyat, Par­tai Reformasi, Partai Republik, Partai Republikan dan Partai Suara Rakyat

Indonesia (Parsindo).

Hasil rekap data Sipol menyebut tidak diterimanya pendaftaran 13 parpol karena belum lengkapnya berkas pendaftaran. Beluin ter­penuhinya syarat keanggotaa n di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan.

Sementara itu, 14 parpol yang telah diterima pendaftarannya yakni Partai Perindo, PSI, PDIP, Hanura, Nas dem, PAN, PKS, Gerindra, Golkar, PPP, Partai Berkarya, Partai Garuda, Partai Demokrat, dan PKB.(put/rnl)

 

 

 

SUMBER : RIAU POS, SENIN23 OKTOBER 2017

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA