Luhakkepenuhan.com Adat Limo Luhak

Suparman Hormati Putusan MA

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
Suparman Hormati Putusan MA
Suparman Hormati Putusan MA
Mahkamah Agung Kabulkan Kasasi JPU KPK
Suparman Hormati Putusan MA
 
 
Sabtu, 11 November 2017 - 12:49 WIB

RIAUPOS.CO - Kasus dugaan korupsi suap APBD 2014 dan APBD-P 2015 Provinsi Riau kembali jadi perhatian. Kasus ini menjerat Ketua DPRD Riau kala itu yang kini Bupati Rokan Hulu (Rohul) Suparman SSos. Dia ditetapkan jadi tersangka, kemudian ditahan pada 6 Juni 2016. Status itu membuat dia tidak bisa menduduki kursi Bupati Rohul yang berhasil dia menangkan bersama pasangannya Sukiman. Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK bahkan menuntutnya dengan vonis 4 tahun enam bulan. Namun dalam sidang vonis pada 23 Februari 2017 dia dinyatakan bebas. Alhasil dia bisa duduk di kursi orang nomor 1 Rohul yang belum sempat didudukinya.

Namun Suparman bakal tidak nyaman di posisinya sekarang. Pasalnya Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan JPU KPK terhadap vonis di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang membebaskan Suparman dari tuntutan JPU.

Putusan tersebut tercantum dalam Putusan MA Nomor 2233 K/PID.SUS/2017 yang diputuskan hakim MS Lumme, Krisna Harahap, Artidjo Alkostar dengan Panitera Pengganti Retno Murni Susanti. Putusan dibuat 8 November 2017. Juru bicara MA Abdullah, membenarkan perkara tersebut telah diputus. Hanya saja salinan putusannya belum di-upload ke website MA karena masih di majelis hakim. Tapi dia memastikan bahwa permohonan kasasi JPU dikabulkan.

“Amar putusan belum tahu saya. Yang jelas kasasinya jaksa dikabulkan. Dan jaksa mesti tidak terima toh, dibebaskan ndak terima toh. Nah, kalau dikabulkan biasanya sebaliknya,” ujar Abdullah menjawab Riau Pos, Jumat malam (10/11).

Dia mengaku tidak bisa berandai-andai saat ditanya apakah artinya putusan tersebut menganulir vonis bebas terhadap Suparman. 

“Saya ndak tahu juga. Kita tidak boleh mengandai-andai, itu nasibnya orang. Lebih baik tunggu Senin, nanti saya tanya majelis yang mutus perkara,” ujar Abdullah, mengakhiri pembicaraan.

Dalam putusan tersebut, majelis hakim MA juga memutuskan permohonan kasasi untuk terdakwa/termohon 1 atas nama Johar Firdaus. Hanya saja dalam putusan, majelis menolak perbaikan JPU. Suparman ketika dikonfirmasi ma­lam tadi mengatakan, dia kan menghormati apa yang mejadi keputusan hukum tingkat kasasi MA.

Dirinya mengaku, belum meneri­ma salinan amar putusan kasasi Mahkamah Agung. Selain itu belum memikirkan langkah-langkah hukum selanjutnya.

“Kita hormati apa yang menjadi keputusan hukum di tingkat kasasi MA. Saya juga belum terima salinan amar putusan itu,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, JPU KPK mengajukan kasasi terhadap vonis bebas Suparman ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru pada 7 Maret lalu. 

“Kami sudah terima kasasi dari JPU siang ini,”ujar Panmud Tipikor PN Pekanbaru Deni Sembiring kepada wartawan saat itu. Beberapa hari sebelumnya, pada tanggal 23 Februari Majelis Hakim yang diketuai Rinaldi Triandiko menyatakan Suparman tidak bersalah. 

Ia dinilai tidak terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi. Majelis Hakim menilai bahwa selama proses persidangan terdakwa Suparman tidak terbukti melakukan perbuatan tindak pidana korupsi. Seperti yang di dakwakan terhadap dirinya menerima janji pinjam pakai mobil dinas oleh Gubernur Riau saat itu Anas Maamun. 

Pertimbangan tersebut diambil oleh majelis hakim berdasarkan fakta-fakat persidangan. Seperti saksi-saksi yang pernah dihadirkan menyatakan bahwa Suparman lah yang paling aktif dalam menggerakkan anggota DPRD saat itu untuk memulangkan mobil dinas. Maka dari itu, majelis hakim menarik kesimpulan bahwa terdakwa Suparman tidak bersalah dan memerintahkan untuk mengembalikan haknya sebagai warga negara Indonesia dan memulihkan namanya kembali.(fat/nda/epp/ted)
 

Sumber : RIAUPOS.CO 

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA