Luhakkepenuhan.com Mapolsek Kepenuhan

Selama Operasi Zebra Siak 2017 di Rohul, Polisi Tilang 669 Kendaraan

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
Selama Operasi Zebra Siak 2017 di Rohul, Polisi Tilang 669 Kendaraan
Selama Operasi Zebra Siak 2017 di Rohul, Polisi Tilang 669 Kendaraan

Selama Operasi Zebra Siak 2017 di Rohul, Polisi Tilang 669 Kendaraan

 

Rohultoday.co- Setelah dua minggu melakukan Operasi Zebra Siak 2017 di wilayah hukum Polres Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) , Mulai 1 November 2017 hingga 14 November 2017, Polres Rohul mencatat sebanyak 737 kendaraan yang terjaring razia Ops Zebra 2017.

"Dari data analisa dan evaluasi kita selama 14 hari Operasi Zebra dilakukan, sebanyak 669 kendaraan ditilang dan 68 diberi teguran," kata Kapolres Rohul, AKBP Yusup Rahmanto melalui Kasat Lantas Polres Rohul, AKP Risnan Aldino, Jumat (17/11/2017).

Ia menjelaskan, untuk pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan pada operasi Zebra tahun 2017 ini mengalami peningkatan yang luar biasa yakni, 188 persen dibandingkan dengan tahun 2016.

"Kami merasa kecewa, karena adanya kenaikan persentase pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat selama Operasi Zebra pada tahun 2017 ini. Masih banyaknya terjadi pelanggaran di wilayah hukum Polres Rohul," ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskanya, pada dasarnya, Satlanatas Polres Rohul tidak bangga dengan jumlah tilang yang telah dikeluarkan saat ini. Pasalnya, Satlantas Polres Rohul sebenarnya lebih bangga apabila masyarakat Rohul lebih patuh dan tertib dalam berlalu lintas.

Risnan Aldin‎o mengungkapkan, jenis pelanggaran lalu lintas yang terbanyak selama 14 hari pelaksanaan Ops Zebra Siak 2017 adalah pelanggaran tidak menggunakan Helm, yakni mencapai 173 pelanggan.

Diakuinya, pelanggaran tidak menggunakan Helm ini mengalami kenaikan yang sangat signifikan bahkan mencapai 179 persen dibanding 2016 lalu yang mencapai 62 pelanggaran.

"Masih didominasi dengan pelanggaran tidak memakai helm, disusul dengan pelanggaran tidak melengkapi surat-surat kendaraanya yang mencapai 114 pelanggaran‎, mengalami kenaikan 159 persen," imbuhnya.

Dijelaskanya, pelanggaran-pelanggaran yang terjadi selama Ops Zebra ‎Siak 2017 rata-rata mengalami kenaikan, seperti pelanggran berbonceng lebih satu orang, melawan arus, berbalapan di Jalan Raya, melanggar Rambu berhenti dan parkir, melanggar marka berhenti dan lain-lainya.

Aldino menerangkan, dari Ops Zebra Siak 2017 yang telah dilaksanakan terungakap, masih banyaknya masyarakat Rohul yang tidak memiliki SIM dalam berkendaraan.

"Kita berharap kepada masyarakat Rohul untuk patuh dalam berlalulintas dan menaati peraturan serta menghindari pelanggaran dalam berlalulintas. Karena pada dasarnya, keselamatan dijalan raya itu bukan untuk polisi atau untuk siapa-siapa tetapi untuk keselamatan diri sendiri selaku pengguna jalan," ungkapnya.***[mds]

 

Sumber : Rohultoday.co

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA