Luhakkepenuhan.com Adat Limo Luhak

Gelar Sosialisasi UU Pers, Ketua PWI Rohul: Jangan Alergi Dengan Wartawan

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
Gelar Sosialisasi UU Pers, Ketua PWI Rohul: Jangan Alergi Dengan Wartawan
Gelar Sosialisasi UU Pers, Ketua PWI Rohul: Jangan Alergi Dengan Wartawan

Gelar Sosialisasi UU Pers, Ketua PWI Rohul: Jangan Alergi Dengan Wartawan

 

Kamis, 30 November 2017, 

Rohultoday.co- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) gelar sosialisasi Undang-Undang Pers no 40 tahun 1999 di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian, Kamis (30/11/2017) pagi. Pesertanya berasal dari kepala desa di empat kecamatan yakni, Rambah, Rambah Samo, Rambah Hilir dan Bangun Purba.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Rohul Suparman SSos MSi diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, H. Juni Syafrin SSos MT. Acara juga menghadirkan Narasumber Sekretaris PWI Riau, Amril Jambak, Wanhart PWI Rohul, Indra Gunawan, Ketua PWI, Engki Prima Putra ST, pengurus dan anggota, segenap unsur Forkopimda.

 

Dalam sambutannya Ketua PWI Rohul, Engki Prima Putra ST mengatakan, sosialisai UU Pers Tahun 1999 tersebut merupakan program PWI Rohul. Dan anggarannya berasal dari dana hibah Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Selain sosialsasi kami juga akan melaksanakan pelatihan jurnalistik tingkat SLTA," jelas Engki yang juga wartawan Riau Pos tersebut.

Dirinya menambahkan, PWI Rohul berdiri tahun 2009 dengan keanggotaan 9 orang. Kemudian PWI Riau membuka peluang bagi anggota dengan jenjang pendidikan SLTA, sehingga sekarang keanggoatan PWI Rohul berjumlah 24 orang. "Yang sudah ikut Uji Kopentensi Wartawan (UKW) baru 11 orang dari 24 anggota," jelasnya.

Ia berharap, kepada seluruh wartawan agar bekerja profesional sesuai dengan kode etik jurnalistik. "Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, para kepala desa paham tugas dari pers. Jangan alergi dengan wartawan, kami dari PWI Rohul siap bekerjasama dengan kepala desa untuk menyajikan berita pembangunan," harapnya.

Senada disampaikan Narasumber Amril Jambak menjelaskan, untuk tahun 2018 khusus anggota PWI wajib lulus UKW. Kemudian, media cetak dan online juga di verivikasi Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) dan di sahkan oleh Dewan Pers.

"Jadi narasumber boleh menolak wartawan yang belum berkopeten atau yang belum lulus UKW tersebut. Dan jika ada anggota PWI yang menyalahi aturan, narasumber boleh melaporkan ke pengurus PWI setempat dan akan ditindaklanjuti oleh dewan kehormatan organisasi profesi tersebut," katanya kepada peserta sosialisasi.

Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan Rohul, Juni Syafrin SSos MT membacakan arahan Bupati Suparman. Katanya, bupati sangat berterimakasih kepada wartawan yang membantu pemerintah daerah dalam menginformasikan pembangunan daerah.

"Bupati juga ingin kegiatan ini bisa memberikan pemahaman kepada kepala desa, sehingga kepala desa paham fungsi dan tugas pers," kata Juni Syafrin.

Selain itu, wartawan juga bisa menyajikan berita yang berimbang, karena berita yang tidak sesuai fakta akan berpengaruh kepada minsert di tengah-tengah masyarakat. "Apalagi saat ini masyarakat sangat membutuhkan berita, media menjadi sarana yang evektif mendapat informasi," jelas Juni mengutif pernyataan Bupati Suparman.

Ketua Panitia, Donny Kusuma Putra, S.Sos mengatakan, acara tersebut bertujuan untuk mensinkronkan kegiatan pembangunan di desa dengan kepala desa selaku pengguna anggaran. Sehingga tidak ada kesalahpahaman jika wartawan melaksanakan tugas di desa.

"Acara ini diikuti 100 lurah dan kepala desa di empat Kecamatan (Rambah Samo, Bangun Purba, Rambah Hilir dan Rambah. Semoga dengan sosialisasi nantinya mendapatkan pengalaman dan ilmu," ulasnya.***[mds]

 

Sumbner : Rohultoday.co-

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA