Luhakkepenuhan.com Adat Limo Luhak

SUPARMAN SERAHKAN DIRI

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
SUPARMAN SERAHKAN DIRI
SUPARMAN SERAHKAN DIRI

SUPARMAN SERAHKAN DIRI

 

2016

  • 7 Juni

Suparman ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta.

  • 4 Oktober

Penahanan Suparman dipindahkan ke Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru.

 

2017

  • 26 Januari

Dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor PN Pekanbaru Johar Firdaus dituntut jaksa KPK 6 tahun dan Suparman 4 tahun 6 bulan.

  • 23 Februari

Suparman divonis bebas, Johar divonis 5 tahun 6 bulan. Tidak puas, JPU KPK mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung.

  • 8 November

Perkara kasasi yang diajukan KPK diputus Hakim Agung MS Lurttme, Krisna Harahap dan Artidjo Alkostar dengan putusan, Suparman dan Johar Firdaus dihukum 6 tahun penjara.

 

“Karena Pak Suparman taat hukum, beliau langsung yang menyerahkan diri. Jadi tidak perlu dieksekusi lagi. Langsung tunggu di Lapas Sukamiskin saja.”

EVA NORA

Penasehat Hukum Suparman

 

SUPARMAN SERAHKAN DIRI

BUPATI Rokan Hulu (Rohul) Suparman akan menyerahkan diri ke jaksa eksekutor Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di Lapas Sukamiskin, Bandung, Rabu (6/12) ini. Selain Suparman, eksekusi atas putu­san kasasi Mahkamah Agung (MA) terkait kasus suap pengesahaan RAPBDP Riau 2014 dan RAPBD Riau 2015 ini, juga akan dilakukan terhadap mantan Ketua DPRD Riau Johar Firdaus.

Dalam putusan kasasi MA, Suparman yang tersangkut kasus saat dia menjadi wakil rakyat di DPRD Riau bahkan sempat menjabat sebagai Ketua DPRD, dihukum enam tahun penjara. Vonis yang sama juga diberikan kepada Johar Firdaus. Selain itu, keduanya juga dikenai kewajiban membayar denda Rp 200 juta sub­sider enam bulan kurungan. Hak bolitik keduanya juga dicabut terhi­tung sejak menjalani hukuman dan lima tahun setelah menyelesaikan pidana pokok yang dijatuhkan.

Hukuman yang dijatuhkan oleh MA terhadap Suparman lebih tinggi dari tuntutan JPU KPK yang menuntut agar Suparman dijatuhi hukuman empat tahun dan enam bulan penjara. Sementara terhadap Johar, hukuman ini sama dengan tuntutan JPU.

Informasi akan dilakukannya ek­sekusi oleh KPK terhadap putusan kasasi MA ini juga disampaikan Penasehat Hukum Suparman Hj Eva Nora SH. "Besok (hari ini, red) di Sukamiskin. Pak Suparman dan Pak Johar, dua-duanya di sana,” kata Eva saat dihubungi Riau Pos melalui sambungan telepon, Selasa (5/12).

Dia melanjutkan, dari koordinasi yang dilakukannya untuk Suparman, saat ini sudah berada di Bandung.

"Pak Suparman langsung di sana karena eksekusi. Dia sudah di sana. Kami sudah koordinasi, memang eksekusi 6 Desember. Karena Pak Suparman taat hukum, beliau lang­sung yang menyerahkan diri. Jadi tidak perlu dieksekusi lagi. Langsung tunggu di Lapas Sukamiskin saja," ucapnya.

Melalui penasehat hukumnya, Suparman juga menitipkan pesan kepada masyarakat Rohul. Dia me­minta masyarakat tetap amanah ter­hadap kepala daerah yang menggan­tikan tampuk kepemimpinannya di Rohul. "Pak Suparman menitipkan pesan agar masyarakat Rohul tetap tenang. Tetap amanah terhadap pemimpin di Rohul yang menggan­tikannya. Ini takdir beliau tetap di­jalani dan minta doa dari masyarakat Rohul seluruhnya,” kata Eva.

Masyarakat juga, sambung Eva, tak perlu repot untuk menjenguk. Karena lokasi Lapas Sukamiskin di Bandungyangjauhmenjadi pertim­bangan. “Kalau ingin bezuk silakan, tetapi jauh. Beliauminta doanya saja agar senantiasa sehat,” tuturnya.

Sementara itu untuk Johar, karena saatini sudahmenjalanimasa pena­hanan di Lapas Bangkinang, Jaksa KPK akan melakukan penjemputan.

"Kalau Pak Johar dijemput ke sini dulu,” imbuhnya.

Di bagian lain, Komisi Pember­antasan Korupsi (KPK) memastikan jaksa eksekutornya hingga Selasa (5/12) belum melakukan eksekusi terhadap dua terpidana perkara suap APBD Riau, Suparman dan Johar.

Penegasan ini disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, malam tadi.

"Tadi saya tanya ke jaksa ekseku­tornya, belum hari ini (kemarin, red)" ucapnya, melalui pesan singkat.

Pagi Ini Johar Dijemput di Lapas Bangkinang

Kepala Lapas Kias IIB Bangkinang, Herry Suhasmin yang dikonfirmasi membenarkan bahwa pada hari ini (6/12), Jaksa KPK akan menjemput mantan Ketua DPRD Riau Johar Fir­daus, , dari Lembaga Pemasyaraka­tan Bangkinang.

"Benar. Besok (hari ini, red), Jaksa KPK menjemput yang bersangku­tan," katanya, Selasa (5/12) malam saat dihubungi Riau Pos.

Dari informasi yang dia terima, penjemputan dilakukan pukul 07.00 WIB. Rencana ini, lanjutnya, meru­pakan eksekusi terhadap putusan kasasi Mahkamah Agung dalam kasus suap APBD Riau 2014 dan RAPBD Riau 2015. “Selama ini kan masih status tahanan, dan dititip di sini (Lapas Bangkinang),” ujar Herry.

Dalam putusan itu kata dia, pe­nahanannya di Lapas Sukamiskin, Bandung,. Petugas KPK yang akan datang, kata dia, terdiri dari dua jaksa dan dua pengawal tahanan KPK.(ali/fat/ted)

 

SUMBER : RIAU POS, RABU 6 DESEMBER 2017

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA