Luhakkepenuhan.com Adat Limo Luhak

Ini Alasan Sukiman Mengembalikan Julukan “Negeri Seribu Suluk”

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
Ini Alasan Sukiman Mengembalikan Julukan “Negeri Seribu Suluk”
Ini Alasan Sukiman Mengembalikan Julukan “Negeri Seribu Suluk”

 

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) – “Negeri Seribu Suluk” sebagai julukan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), akan diganti dan disosialisasikan kembali untuk menggantikan “Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau” yang dirancang oleh mantan Bupati Rohul, H. Suparman, S.Sos MSi.

Pertimbangan pengembalian sebutan “Negeri Seribu Suluk” ini dilakukan, menindak lanjuti aspirasi masyarakat, tokoh masyarakat, dan para tokoh lainnya yang meminta kepada Wakil Bupati Rohul, H. Sukiman, supaya “Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau” yang dirancang pada masa kepemimpinan Suparman, diganti dengan “Negeri Seribu Suluk”.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Rohul, H. Sukiman kepada wartawan, Kamis (11/1/2018) di Pasir Pengaraian. Disampaikan, dari kajian dan masukan yang disampaikan para tokoh Rohul, bahwa julukan “Negeri Seribu Suluk” untuk Kabupaten Rohul, seharusnya tidak perlu diganti lagi karena telah mengakomodir seluruh kepentingan yang ada didalamnya.

“Rokan Hulu ini sudah berusia 17 tahun. Kalau di ibaratkan dengan manusia, sudah berusia dewasa dan memiliki identitas yang jelas dimata masyarakat. Nah, apabila namanya diganti dengan nama lain, tentu masyarakat lainnya kaget dan heran. Kenapa harus diganti?, tanya Sukiman heran

“Pengembalian sebutan ini berdasarkan masukan, para tokoh dan pendiri Rohul, yang disampaikan ke kita. Karena julukan Negeri seribu suluk ini memiliki makna tentang Rohul yang religius. Dan ini sudah mendunia. Untuk itu kedepannya, julukan untuk Rohul tetap Negeri Seribu Suluk, titik. Jangan ditambah lagi,”tegas  H. Sukiman.

Sekedar mengingatkan, julukan Negeri Seribu Suluk untuk Kabupaten Rohul,  ini lahir di era kepemimpinan Bupati Rohul pertama Ramlan Zas. Bahkan dibawah ke pemimpinan Achmad, pun sematan negeri seribu suluk untuk Rokan Hulu masih tetap di pertahankan. Tapi dibawah kepemimpinan Suparman, “negeri seribu suluk” digantinya dengan “Negeri Suluk Berpusaka Nan Hijau”. ***(Rhc)

 

Sumber : Rokanhulu.com

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA