Meski Tak Dapat Dana Hibah, Pengurus Mesjid Agung Islamic Center Rohul Tutupi Biaya Operasional Dari Bisnis Center dan Menara

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
Meski Tak Dapat Dana Hibah, Pengurus Mesjid Agung Islamic Center Rohul Tutupi Biaya Operasional Dari Bisnis Center dan Menara
Meski Tak Dapat Dana Hibah, Pengurus Mesjid Agung Islamic Center Rohul Tutupi Biaya Operasional Dari Bisnis Center dan Menara

07 Februari 2018

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Siapa yang tak kenal dengan kemegahan dan keindahan dari Mesjid terbesar di Rokan Hulu (Rohul), Mesjid Agung Islamic Center. Karena kemegahan dan keindahaanya, mesjid Islamic Center menjadi mesjid paripurna terbaik tingkat nasional. 

Namun siapa sangka, mesjid yang megah tersebut harus bisa menghidupi dirinya sendiri, dengan biaya oprasional mesjid yang terbilang sangat besar, pasalnya dana Hibah pemkab Rohul tidak lagi mengalir pada 2016 dan 2017.

Ketua Badan Pengelola Mesjid Agung islamic Center Rohul, H. Zulyadaini ‎mengaku, meski tak mendapat dana hibah dari pemkab Rohul, pihaknya tetap berusaha semaksimal mungkin untuk membiayai oprasional yang ada di Mesjid kebanggaan masyarakat Rohul ini. 

"Walaupun kita tidak mendapat lagi dana hibah, bukan berarti mesjid agung islamic center ini tidak berjalan, kita berusaha bagaimana ‎mesjid ini tetap bisa memberikan kenyamanan ibadah bagi para pengunjungnya," katanya, Selasa (6/2/2018). 

Ia menambahkan, untuk biaya oprasional mesjid Agung ini pihaknya bertumpu pada pendapatan bisnis center dan wisata Menara yang ada di area mesjid agung islamic center ini. 

H. Zul sapaan akrabnya juga mengaku, dengan adanya pendapatan dari Bisnis center dan menara ini tentunya sangat membatu sekali terkait biaya oprasional Mesjid, meskipun ada bantuan perbaikan dari donatur dan Pemda. 

"Karena kita tidak lagi mendapat dana hibah, tentunya pendapatan dari Bisnis center dan menara ini lah yang menutupinya, meskipun belum cukup, namun ini Mesjid akan tetap beraktifitas," ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, kenyamanan dalam beribadah akan terus dijaga oleh pihaknya, meskipun dalam keterbatasan, untuk itulah dirinya menginginkan semua masyarakat Rohul ikut berperan dalam memakmurkan mesjid ini. 

Diakuinya, Islamic center ini sudah menjadi Icon Rohul yang perlu dijaga bersama, jika Icon ini rusak maka nama Rohul juga akan ikut rusak, untuk itulah mari bersama memakmurkannya. 

"Gak bisa dipungkiri, orang luar Rohul lebih mengenal Islamic Center ketimbang lainya. Makanya kita jaga bersama Icon ini, sehingga menjadi rujukan wisata religi bagi masyarakat luar," harapnya. 

H. Zul juga mengaku, pihaknya tidak sempurna dalam menjalankan mesjid kebanggaan masyarakat Rohul ini, meskipun ada keluhan dan masukan dari pengunjung ataupun dari luar. Dirinya akan berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah yang mengunjungi islamic Center. 

"Kita akan berusaha bagaimana mesjid kebanggan masyarakat Rohul ini tetap menjadi icon Rohul," pungkasnya. (Hen/Rhc)

 

Sumber : Rokanhulu.com

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA