Luhakkepenuhan.com PPK & Panwaslu

KPU Rohul Diputus Bersalah

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
KPU Rohul Diputus Bersalah
KPU Rohul Diputus Bersalah

 
Rabu, 07 Februari 2018 - 11:19 WIB

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sidang putusan pelanggaran administrasi verifikasi faktual (vertual) partai politik di Rokan Hulu (Rohul) selesai digelar, Senin (5/2) lalu di Kantor Bawaslu Riau di Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru. Hasilnya, majelis sidang yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan menyatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rohul bersalah. 

Menurut majelis, proses vertual terhadap partai Perindo di Kecamatan Tandun, Kabupaten Rohul tidak sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU). Maka dari itu, pihak KPU Rohul diminta untuk mengubah status 12 orang anggota Perindo yang terverifikasi memenuhi syarat menjadi tidak memenuhi syarat.

Hal ini diungkapkan Ketua Panwaslu Kabupaten Rohul Fajrul kepada Riau Pos, Selasa (6/2). “Sidang putusan digelar, Senin (5/2). Majelis sidang memutuskan bahwa KPU Rohul secara sah dan meyakinkan telah melanggar PKPU dalam proses vertual Partai Perindo di Kecamatan Tandun,” ujar Fajrul.

Adapun amar putusan yang dibacakan majelis sidang, lanjut Fajrul, meminta agar KPU Rohul kembali mengubah status 12 orang anggota Perindo yang dibuat memenuhi syarat oleh KPU Rohul. Di mana status tersebut diminta agar dibuat menjadi tidak memenuhi syarat.

“Ya kan amar putusan baru semalam ya, saat ini kami tetap akan melakukan pantauan apakah KPU Rohul sudah mengubah status tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Fajrul menceritakan bahwa pelanggaran administrasi yang dilakukan oleh KPU Rohul berawal pada vertual Partai Perindo 30 Desember 2017.

“Dalam proses vertual kan pengurus harus menghadirkan anggota. Ada 40 nama yang wajib dihadirkan. Tapi pada saat vertual tahap pertama tidak hadir. Begitu juga vertual tahap ke-2 tanggal 30 itu tidak ada yang hadir,” ungkap Fajrul.

Menurutnya, jika tidak ada anggota yang dihadirkan maka seharusnya KPU membuat status verifikasi menjadi tidak memenuhi syarat. Akan tetapi dari hasil vertual di Kecamatan Tandun, KPU Rohul membuat status memenuhi syarat de­ngan melampirkan 12 orang anggota partai.

“Dari dasar itulah kami menjadikan sebagai temuan. Ya kami sendiri dari Panwaslu akan berkomitmen untuk mengawal segala bentuk pelanggaran kedepannya,” tutupnya.

KPU Rohul Siap Tindaklanjuti 
Sementara itu, KPU Kabupaten Rokan Hulu menyatakan telah menerima hasil putusan sidang pelanggaran administrasi vertual 12 anggota Partai Perindo Kecamatan Tandun dari Majelis Pemeriksa Bawaslu Provinsi Riau.

Dalam artian, KPU Rohul harus dan wajib menindaklanjutinya. Karena apa yang menjadi putusan majelis Bawaslu Riau itu, sudah menjadi putusan final dan mengikat. 

Apakah KPU telah melakukan perbaikan perubahan berita acara vertual 12 anggota Partai Perindo Kecamatan Tandun dari memenuhi syarat (MS) menjadi tidak memenuhi syarat (TMS)? Saat ini sedang dalam proses oleh KPU Rohul. 

‘’Kita sudah terima hasil putusan sidang majelis dari Bawaslu Riau Senin (5/2) kemarin. Draf rancangan perubahan berita acara sudah dibuat, direncanakan Rabu (7/2), KPU akan menggelar rapat pleno perubahan berita acara hasil vertual dari 12 anggota Partai Perindo Kecamatan Tandun dari MS menjadi TMS,’’ ungkap Ketua KPU Rohul Fahrizal ST MT menjawab Riau Pos, Selasa (6/2), terkait hasil sidang majelis Bawaslu Riau yang menyatakan KPU Rohul telah melanggar administrasi.(wws)
 
 Sumber : RIAUPOS.CO

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA