Luhakkepenuhan.com Dunia Islam

DIKIRIM SECARA ONLINE Teror Pembunuhan Diterima Calon Walikota Muslim Pertama di AS

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
DIKIRIM SECARA ONLINE Teror Pembunuhan Diterima Calon Walikota Muslim Pertama di AS
DIKIRIM SECARA ONLINE Teror Pembunuhan Diterima Calon Walikota Muslim Pertama di AS
 
Jumat, 16 Februari 2018 - 18:20 WIB >

ROCHESTER (RIAUPOS.CO) - Calon walikota Rochester, negara bagian Minnesota, yang menjadi muslim pertama sepanjang sejarah pemilihan di Amerika Serikat, Regina Mustafa, mengaku menerima teror pembunuhan.

Teror itu dikirimkan secara online lewat Google+. Adapun Mustafa mencalonkan diri sebagai walikota Rochester, yang terletak sekitar 160 km dari Minneapolis.

"Saya tidak tahu siapa peneror itu, apakah orang tersebut berada di dekat atau di seluruh negeri," katanya, seperti dilansir Aljazeera, Kamis (15/2/2018).

Sementara itu, dia menuliskan di Twitter-nya, "Ancaman ini tidak akan menggangguku, tapi ancaman apa pun harus dilakukan dengan serius. Tidak ada orang yang ingin terancam ketika ingin melayani masyarakat mereka".

Diketahui, hampir 12 ribu dari 114 ribu populasi di Rochester beragama Islam. Sebagai tanggapan atas ancaman tersebut, The Council on American-Islamic Relations (CAIR) meminta polisi untuk menyelidiki masalah itu.

"Kami mendesak otoritas penegakan hukum negara bagian dan federal untuk menyelidiki ancaman kekerasan yang menargetkan anggota komunitas minoritas yang ingin mengambil bagian dalam proses politik negara kami," ujar Direktur Eksekutif CAIR Minnesota, Jaylani Hussein.

Sebuah laporan di Star Tribune menyatakan, bukan sekali Mustafa menerima perlakuan rasis karena seorang pria diketahui pernah mendatanginya di sebuah kedai kopi tahun lalu dan menyuruhnya untuk pulang ke rumah saja.

Menurut Departemen Kepolisian Rochester kepada The Independent, pihaknya sedang menyelidiki insiden itu. Akan tetapi, lantaran ancaman itu secara langsung tidak ditujukan kepada Mustafa, akan sulit untuk menuntut orang tersebut. (ina/ce1)


 Sumber : RIAUPOS.CO

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA