Luhakkepenuhan.com Haji dan Umroh

BPIH Riau Naik Rp330 Ribu Pelunasan Dibuka Pekan Depan

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
BPIH Riau Naik Rp330 Ribu Pelunasan Dibuka Pekan Depan
BPIH Riau Naik Rp330 Ribu Pelunasan Dibuka Pekan Depan
 
Kamis, 12 April 2018 - 10:33 WIB 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Setelah ditunggu beberapa hari, Keputusan Presiden (Keppres) tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) reguler 2018 telah terbit. Di dalam Keppres yang diteken Presiden Joko Widodo pada 10 April itu, ditetapkan besaran ongkos haji untuk masing-masing embarkasi. 

Di dalam Keppres bernomor 7/2018 itu, ongkos haji paling murah adalah untuk jamaah di Embarkasi Aceh. Yakni sebesar Rp31.090.010 per jamaah. Sementara biaya haji paling mahal adalah Embarkasi Lombok. Sebesar Rp38.798.305 per jamaah. Keppres itu juga menetapkan biaya haji untuk tim pemandu haji daerah (TPHD). 

Biaya haji untuk TPHD lebih mahal hampir dua kali lipat dibanding untuk jamaah pada umumnya. Contohnya untuk TPHD Embarkasi Aceh dipatok Rp58.796.855 per jamaah. Sementara TPHD di Embarkasi Lombok biaya hajinya mencapai Rp66.505.150 per jamaah. Untuk BPIH Riau tahun ini ditetapkan Rp32.456.450. Naik Rp330 ribu dibanding tahun sebelumnya Rp32.125.560. 

Kasubdit Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler Kemenag Noer Alya Fitra mengatakan, biaya haji untuk THPD memang lebih mahal dibanding jamaah reguler pada umumnya. Sebab TPHD tidak mendapatkan subsidi dari pengelolaan dana setoran awal haji. Jadi untuk mengetahui berapa biaya haji sesungguhnya, masyarakat bisa melihat besaran haji untuk TPHD.

Selanjutnya pejabat yang akrab disapa Nafit itu mengatakan, belum ada keputusan resmi terkait kapan dimulainya pelunasan biaya haji. Dia mengatakan bisa jadi informasi resmi jadwal pelunasan haji ditetapkan Kemenag akhir pekan ini. 

’’Insya Allah Jumat (13/4) sudah bisa ditetapkan tanggal pelunasannya. Kira-kira pekan depan (pelunasan, red) untuk tahap pertama,’’ jelasnya.

Pejabat asal Jember, Jawa Timur itu berharap dengan keluarnya Keppres tersebut, jamaah calon haji sudah bersiap untuk biaya pelunasannya. Sehingga ketika masa pelunasan biaya haji resmi dibuka, jamaah bisa langsung membayar uang pelunasan di kantor bank tempat menyetorkan uang muka haji dahulu. Dia menjelaskan tidak ada perbedaan skema pelunasan dibandingkan tahun lalu. 

’’Kepada jamaah calon haji yang belum pemeriksaan kesehatan tahap dua, segera melakukan pemeriksaan,’’ jelasnya.

Beberapa waktu lalu sempat heboh informasi bahwa calon jamaah di Palembang sudah mulai melunasi ongkos haji. Mereka melakukan penyetoran uang pelunasan sehingga tabungan mereka terkumpul uang sekitar Rp35 jutaan. Nafit mengatakan yang dilakukan para jamaah di Palembang itu adalah mengisi saldo atau topup tabungan. Bukan pelunasan. Sebab masa pelunasannya memang belum dibuka. 

Sementara Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (Kabid PHU) Kanwil Kemenag Riau Erizon Effendi menjelaskan setelah Keppres BPIH keluar, pihaknya menunggu turunan dari keputusan tersebut. Yakni Peraturan Menteri Agama (PMA).

“Kami tetap menunggu PMA sebagai langkah teknis dalam ketentuan pelunasan bagi calon jamaah tahun ini. Besaran biaya memang terjadi kenaikan tahun ini dibanding sebelumnya sekitar Rp330 ribu,” ungkap Erizon Effendi.

Menurutnya, PMA dari Lukman Hakim Syaifuddin baru akan dikeluarkan sekitar satu atau dua hari ke depan. Untuk kemudian disampaikan ke daerah sebagai acuan BPIH 2018.

“Tahap pertama pelunasan bagi jemaah reguler menurut informasi lisan pada 16 April hingga 5 Mei. Kami tetap menunggu PMA, namun calon jamaah diminta mulai mempersiapkan diri,” tambahnya.

Kanwil Kemenag Riau mengimbau seluruh JCH Riau yang masuk nomor porsi keberangkatan tahun ini dan juga sudah menyampaikan kepada Kemenag kabupaten/kota agar jamaah menyiapkan semua dokumen. Dengan demikian kelengkapannya sudah bisa langsung dipenuhi.

“Imbauan sudah jauh hari disampaikan melalui Kemenag kabuaten/kota agar JCH mempersiapkan diri jelang pelunasan. Seperti surat keterangan Istithaah yang jadi persyaratan,” tambahnya.

Istithaah yang dikeluarkan pihak Dinas Kesehatan setempat, kata Erizon Effendi, menurut data pihaknya sudah hampir seluruh JCH Riau menerima. Karenanya saat pelunasan ke bank setoran agar dibawa agar tidak ada kendala nantinya. 

Disinggung bank yang menjadi lokasi pembayaran, dijelaskan Kabid PHU, seluruh perbankan syariah sudah bekerja sama dengan Kemenag RI dalam proses pelunasan. Dengan demikian seluruh peralatan haji juga bisa diambil langsung di lokasi bank pelunasan..(wan/jpg/ted)

Sumber : RIAUPOS.CO

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA