PILPRES 2019 Tiga Paslon Diyakini Tercipta jika Salah Satu Partai Koalisi Jokowi Lepas

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
PILPRES 2019 Tiga Paslon Diyakini Tercipta jika Salah Satu Partai Koalisi Jokowi Lepas
PILPRES 2019 Tiga Paslon Diyakini Tercipta jika Salah Satu Partai Koalisi Jokowi Lepas
 
Senin, 23 April 2018 - 15:45 WIB

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai ada tiga nama potensial yang diprediksi bakal jadi kontestan Pilpres 2019 hingga saat ini.

Ketiganya, yakni petahana Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto, serta Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo. Namun, dia yakin pada akhirnya Pilpres 2019 hanya akan mempertemukan dua pasangan calon (paslon).

"Iya, mungkin sekarang kan yang muncul tiga nama, ya. Pak Jokowi, Pak Prabowo, dan Pak Gatot Nurmantyo. Tapi, perkiraan saya hanya tinggal ada dua aja," katanya di Kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jakarta, Ahad (22/4/2018).

Adapun perkiraan itu muncul karena, jika melihat partai-partai politik yang belum menentukan sikap saat ini, total elektabilitasnya hanya sekitar 40 persen. Artinya, sangat tidak mungkin partai-partai yang tersisa terbelah menjadi dua.

Pasalnya, terangnya, jika terbagi lagi menjadi dua, mereka tidak akan bisa mengusung calon sebagaimana persyaratan ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold) 20 persen kursi DPR dan 25 persen perolehan suara sah nasional.

"Karena sisa (partai) yang belum bergabung ke Pak Jokowi itu tidak sampai 40 persen. Artinya, hanya tersisa untuk 1 calon," tuturnya.

Dia menambahkan, peluang muncul tiga paslon di Pilpres 2019 hanya akan terjadi jika salah satu partai besar di gerbong pendukung Jokowi memutuskan lepas dari koalisi. Meski begitu, sambungnya, sejauh ini belum terdengar rencana itu.

"Kecuali kalau ada partai yang bocor atau lepas. Nggak tahu lah siapa nanti (paslon ketiga yang muncul). Yang penting putra terbaik bangsa (yang terpilih)," tandasnya.

Sejauh ini, gerbong pendukung Jokowi diisi oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), serta Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Di sisi lain, dua partai baru juga mendeklarasikan dukungan untuk mantan Gubernur DKI Jakarta itu, yakni Partai Perindo dan PSI. Sementara, di kubu Prabowo, baru bisa dipastikan terjalin koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Tiga partai lain, yaitu Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN) belum memberikan kepastian arah dukungannya. (ce1/sat)

 

Sumber : RIAUPOS.CO

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA