Luhakkepenuhan.com Adat Limo Luhak

Abdul Haris Disebut Sebut, Kandidat Terkuat Gantikan Damri Harun.

Diposkan Oleh : Luhak Kepenuhan |
Abdul Haris Disebut Sebut, Kandidat Terkuat Gantikan Damri Harun.
Abdul Haris Disebut Sebut, Kandidat Terkuat Gantikan Damri Harun.

01 Mei 2018

PASIRPENGARAIAN- Terhitung Tanggal 1 Mai 2018, Ir Damri Harun, Resmi melepaskan jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Karena sudah memasuki masa Pensiun Sebagai ASN

Saat ini, muncul sejumlah nama, yang digadang-gadangkan layak menjadi calon Pelaksana Tugas (Plt) Atau Penjabat (Pj) Sekretaris Kabupaten Rohul, pasca Ir Damri Harun Pensiun.

Sejumlah nama Pejabat Eslon II dispekulasikan bakal menggantikan Ir. Damri Harun Sebagai Plt atau PJ Sekda Rohul tersebut yaitu, Asisten I Juni Syafri, Asisten II Ir. Ruslan dan Staf Ahli Bupati, Abdul Haris.

Menurut Sumber yang dapat dipercaya, dan tak ingin disebutkan namanya. dari sejumlah nama yang digadang-gadang menjadi Plt Sekda, nama Staf Ahli Bupati, Abdul Haris disebut-sebut menjadi kandidat Terkuat mengisi jabatan tersebut.

" Kemungkinan Besar, Pak Abdul Haris yang akan menjadi Plt Sekda Rohul" Ucap Sumber itu.

Terlepas dari itu, Bupati Rohul H.Sukiman Sejauh ini belum bisa dimintai keterangan  resmi, terkait nama-nama yang akan menggantikan Ir.Damri Harun, sebagai calon Plt atau PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu.  

Demikian Juga Mantan Sekda Rohul ir. Damri Harun yang di konfirmasi Saat melaksanakan tugas terakirnya sebagai sekda, Menghadiri sidang paripurna kemarin (30/4/2018), juga mengaku tidak tau, siapa nama yang bakal menjadi penggantinya.

" Saya tidak Tau siapa yang akan menggantikan saya, biar kita serahkan semuanya kepada pak bupati, karena itu kewenangan beliau" Ucap Sekda.

Terlepas dari itu, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Rohul Muhamad Zaki Menegaskan, dalam pengisian Jabatan Sekda Rohul, Bupati Rohul tentunya tetap akan berpegang kepada Aturan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah.

Menurut Perpres tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah diangkat untuk melaksanakan tugas sekretaris daerah yang berhalangan melaksanakan tugas karena sekretaris daerah tidak bisa melaksanakan tugas, dan/atau terjadi kekosongan sekretaris daerah.

Sementara Kriteria Dalam Perpres ini disebutkan, calon penjabat sekretaris daerah diangkat dari pegawai negeri sipil (PNS) harus memenuhi persyaratan antaranya menduduki jabatan pemimpin tinggi pratama eselon II/ b, dan memiliki pangkat paling rendah Pembina I golongan IV/b untuk penjabat sekretaris daerah kabupaten/kota, serta berusia paling tinggi 1 (satu) tahun, sebelum mencapai batas usia pensiun.

Disinggung terkait nama-nama Calon Plt atau Pj Sekda yang berkembang  , Zaki enggan memberikan penjelasan lebih lanjut, karena kewenangan itu adalah kewenangan Bupati.

" mohon maaf, kalau untuk nama-nama tersebut, bukan kapasistas saya menjawab, kita serahkan semuanya kepada pak bupati" pungkas Zaki.(Ar)

 

Sumber : rokan hulu.co

TIDAK ADA BERITA.
Tidak ditemukan Artikel Setelahnya.

BERITA TERKAIT

KOMENTAR ANDA