Home Sambutan Bupati Rokan Hulu

Sambutan Bupati Rokan Hulu

188

SAMBUTAN BUPATI ROKAN HULU

Drs. H. ACHMAD M.Si

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Dengan mengucapkan Puji syukur Alhamdulillah, saya mengucapkan selamat atas telah selesainya buku tentang Sejarah dan Adat Istiadat Luhak Kepenuhan yang merupakan suatu karya yang membanggakan masyarakat di Luhak Kepenuhan khususnya dan Rokan Hulu umumnya, dimana hasil buku ini diharapkan memberikan suatu masukan, pedoman, serta pegangan bagi masyarakat Kepenuhan pada khususnya dan Rokan Hulu pada umumnya.

Buku yang berjudul Sejarah dan Adat Istiadat Masyarakat Kepenuhan ini merupakan langkah awal bagi kita untuk kembali mengangkat nilai budaya yang pada zaman nenek moyang dahulu dipakai sebagai role of life dalam kehidupan bermasyarakat. Norma adat inilah dahulunya yang dipakai sebagai aturan yang akan membatasi mana hak dan mana kewajiban kita dalam bermasyarakat. Norma adat juga akan menuntun anak kemena­kan atau generasi muda untuk mampu menghargai dan menghor­mati Mamak sebagai tokoh yang dituakan dalam mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan nilai adat.

Buku ini menguak kembali sebagaimana dikatakan pepatah adat "Membangkitkan Batang Terendam", dalam artian nilai budaya kita orang Melayu yang terkenal santun dan mempunyai tradisi yang mengandung nilai etika dan estetika yang tinggi, yang bertamaddun, dan bersandarkan pada Al-qur'an dan Hadist sehingga nilai budaya ini secara substansial sangat relevan bila kembali diimplementasikan sebagai acuan dalam menata kehidupan bersosial dan bermasyarakat.

Proses pengangkatan nilai budaya ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Riau yang menjadikan daerah ini sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara. Tanpa kita sadari upaya yang dilakukan oleh tokoh-tokoh muda ini patut kita acung jempol dan kita support dengan penuh dedikasi dan kesungguhan karena untuk kembali mengumpulkan lembaran tatanan yang selama ini tercerai berai bukanlah upaya yang gampang. Ini memerlukan ketelitian dan ketekunan yang sangat tinggi. Saya menyambut baik atas hasil penelitian tentang adat Luhak Kepenuhan ini sebagai salah satu solusi dikala orang membutuhkannya. Hal ini tidaklah berlebihan untuk disebutkan, karena menyadari selama ini adat tetap berjalan sebagaimana adanya yang secara alami terus berjalan dari waktu ke waktu.

Keberadaan adat dari waktu ke waktu sangat dibutuhkan walaupun dengan perkembangan zaman yang terus berubah. Datuk sebagai pucuk pimpinan tertinggi dalam sukunya masing-masing dan Mamak sebagai pelaksana untuk membimbin anak kemenakan hendaklah terus mendalami akan pemahaman adat sehingga didapatkan suatu tatanan yang dapat dipedomani oleh anak kemenakan. Hal ini sangat penting sebagai upya generalisasi yang semakin hari semakin terus berisi sebagaimana kata potatah adat dalam filsafat padi, "Semakin Berisi Semakin Merunduk".

Mengkaji, menghayati, serta melaksanakan adat pada saat ini, merupakan sebuah tradisi yang langka dan ini harus terus dibina dan dilestarikan supaya terus dapat dilaksanakan sebagai nilai-nilai dasar masyarakat di Kepenuhan. Daerah Kepenuhan selalu mengadakan acara yang ada kaitannya dengan adat, contohnya perayaan adat pada hari raya kedua pada bulan syawal setiap tahunnya dan masih banyak lagi budaya yang secara detil dapat dibaca dalam buku ini.

Selain hal tersebut, kami sangat mengharapkan apa yang telah dilakukan di Luhak Kepenuhan dapat dijadikan pilot Project dalam upaya pembukuan sejarah dan adat istiadat di eks kewedanaan Pasir Pengaraian atau Kabupaten Rokan Hulu. Maksudnya, luhak lainnya bisa terpacu untuk melakukan jejak yang sama, yakni kembali membukukan sejarah adat istiadat yang lama terpendam.

 Mutiara-mutiara di luhak lainnya perlu kembali digali dan dimunculkan ke permukaan sehingga hasanah budaya yang tak lapuk karena hujan dan tak lekang karena panas tersebut benar-benar dapat dipakai dalam kehidupan kita di masa sekarang dan akan datang. Muara dari itu semua nantinya diharapkan Kabupaten Rokan Hulu bisa menunjukkan eksistensinya di mata daerah dan nasional sebagai daerah yang kaya akan nilai adat dan budaya.

Kita menyadari bahwa tidak ada kesempurnaan yang dimiliki oleh manusia, dengan demikian tentu terdapat beberapa kekurangan dalam buku ini. Ini merupakan tugas kita bersama untuk menelaah dan mengkaji ulang akan pentingnya keberadaan adat dalam kehidupan kita.

Sekali lagi saya mengucapkan selamat atas diterbitkannya buku ini serta terima kasih kepada semua fihak yang telah memberikan bantuannya. Semoga hasil penelitian ini menambah wacana dan paradigma yang konsrtuktif dan bermanfaat bagi masyarakat. Saya juga menghimbau kepada generasi muda untuk selalu mengkaji dan meneliti bidang lainnya sebagai upaya untuk menjunjung tinggi nilai-nilai adat yang asasi.

 

Wasaalamu'alaikum Wr. Wb.

BUPATI KABUPATEN ROKAN HULU

dto

Drs. H. ACHMAD, M. Si

 

Sumber : Buku yang berjudul Sejarah dan Adat Istiadat Masyarakat Kepenuhan.