Home Pilkada 2020 Ternyata Pilkada 2020 Dimungkinkan Ditunda,

Ternyata Pilkada 2020 Dimungkinkan Ditunda,

8
Ternyata Pilkada 2020 Dimungkinkan Ditunda,

Berikut Penjelasan Komisioner KPU

 
9 Oktober 2020, 21:31 WIB
Lingkar Madiun - KPU mengungkapkan opsi penundaan Pilkada 2020 masih dimungkinan secara legal, jika penyebaran kasus Covid-19 semakin memburuk di Indonesia. Komisioner KPU, Viryan Aziz mengatakan bahkan ada 3 pilihan pada situasi kekinian soal Pilkada, terus berjalan, menunda sebagian atau seluruhnnya. 

Viryan dalam sebuah diskusi daring, Jumat (9/10/2020), berdasarkan penelusuran Tim Lingkar Madiun dari RRI mengucapkan “Terakhir kalau misalnya kondisinya semakin memburuk dimungkinkan tidak penundaan? Secara legal memungkinkan. Malah kondisi sekarang ada 3 kemungkinan, terus berjalan sepenuhnya, atau sebagain ditunda atau semuanya ditunda,”.

 

Menurutnya, kalaupun nantinya penundaan Pilkada dilakukan akan sangat bergantung pada kondisi penyebaran Covid 19 di setiap daerah.

“Sebagai contoh, ketika menguat tentang permintaan penundaan dan kami memahami maksud dan tujuannya kan semua demi kebaikan dan untuk kita semua ya. Itu teman-teman yang ada di daerah dengan kondisi zona hijau dan ada pilkada itu mengatakan tempat kami tidak ada masalah pak. Bahkan saya dibecandain ketika ke daerah. Pak ga usah pake masker disini gak apa-apa. Omongan – omongan seperti itu terjadi di masyarakat. Ini kan perlu edukasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menekankan keberlangsungan Pilkada saat ini sangat bergantung pada upaya perlawanan semua pihak terhadap penyebaran Covid-19, salah satunya dengan disiplin menerapkan 3 m, mengenakan masker, menjaga jarak dan menjaga kerbersihan tangan.

KPU terus mendorong sosialisasi, edukasi dan kami sampaikan juga lewat jajaran kita. Yang dibutuhkan sekarang adalah kita berlomba antara penyebaran dengan perlawanan. Saya menggunakan kata perlawanan karena bagi kami kalau kita sungguh-sungguh menerapkan protocol kesehatan. Menjaga jarak kemudian menggunakan masker dan sejenisnya potensi penyebaran ini bisa kita tekan atau lebih jauh lagi justru kita bisa terbebas dari covid. Kalau benar-benar disiplin ya. Kan ada banyak pendekatan kemudian lockdown mikro, lockdown, psbb dan seterusnya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Pilkada Serentak 2020 tetap berjalan di 270 wilayah meliputi 9 provinsi, 37 kota dan 224 kabupaten pada situasi wabah pandemic berkepanjangan sekarang. Saat ini tahapan pilkada telah memasuki masa kampanye yang telah dimulai sejak 26 september hingga 5 desember 2020 mendatang atau akan berjalan selama 71 hari lamanya. ***

 

Sumber : Lingkar Mediun

 
- Pucuk Suku Nan Sepuluh -
Banner Pucuk Suku Nan Sepuluh
- Makna dan Arti Logo -
Banner makna Logo luhak kepenuhan
Gssb
Banner gssb
Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
New Poster Luhak Kepenuhan Beradat
Jadwal Sholat & Imsakiah 1441 H
Banner Waktu Sholat dan Imsakiyah 1441 H
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Petuah Ketua LAM Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Sambutan Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Sekapur Sirih Mamak Sutan Kayo Moah
Banner Sekapur Sirih
Banner Sekapur Sirih
Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Add
Banner ADD
Banner ADD
One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Buku Super Quotion
Banner Buku Super Quotion
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner LKA Kepenuhan
Banner LKA Kepenuhan