Home PMI Kecamatan Kepenuhan Begini Alur Distribusi Vaksin Bio Farma ke Pemerintah dan Swasta

Begini Alur Distribusi Vaksin Bio Farma ke Pemerintah dan Swasta

642
Begini Alur Distribusi Vaksin Bio Farma ke Pemerintah dan Swasta

Begini Alur Distribusi Vaksin Bio Farma ke Pemerintah dan Swasta

 

Begini Alur Distribusi Vaksin Bio Farma ke Pemerintah dan Swasta

 

BANDUNG, KOMPAS.com - Vaksin merupakan produk yang tidak boleh dijual bebas. Di Indonesia, ada PT Bio Farma yang memroduksi vaksin. Vaksin buatan dalam negeri ini digunakan oleh pemerintah untuk program imunisasi nasional yang diberikan secara gratis.

Tak hanya proses produksi, pendistribusian vaksin pun dilakukan secara khusus. Pengiriman vaksin menggunakan sistem cold chain untuk menjaga suhu vaksin.

"Pengiriman vaksin mulai dari Bio Farma sampai konsumen akhir tetap terjaga," ujar Kepala Divisi Penjualan Dalam Negeri PT Bio Farma, Drajat Alamsyah saat ditemui di pabrik Bio Farma, Bandung, Jumat (15/7/2016).

Alam menjelaskan, untuk sektor pemerintah, vaksin buatan Bio Farma langsung dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi. Dinas Kesehatan Provinsi kemudian menyalurkan vaksin ke Dinkes Kota/Kabupaten.

Setelah itu, Dinkes Kota/Kabupaten menyalurkannya ke Puskesmas atau Posyandu hingga akhirnya ke pasien. Tak hanya sektor pemerintah, swasta pun bisa mendapat vaksin dari Bio Farma.

Untuk sektor swasta, Bio Farma mendistribusikannya lewat Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Bio Farma pun selalu melakukan audit setiap tahunnya.

Alam mengungkapkan, ada empat PBF atau distributor resmi produk vaksin Bio Farma. Keempatnya, yaitu PT Indofarma Global Medika, PT Rajawali Nusindo, dan PT Sagi Capri. Sementara itu, khusus untuk tender melalui PT Perusahaan Perdagangan Indonesia.

Untuk menghindari vaksin palsu, fasilitas layanan kesehatan harus mendapat vaksin dari produsen dan distributor resmi. BPOM sendiri sebelumnya menemukam 37 fasilitas layanan kesehatan yang membeli vaksin dari sumber tidak resmi.

Kepala Divisi Corporate Secretary Bio Farma M Rahman Rustan menambahkan, kualitas vaksin buatan dalam negeri pun tak kalah dengan vaksin impor. Bahkan, Bio Farma juga mengekspor vaksin ke 132 negara.

 

Sumber : KOMPAS.com : Minggu, 17 Juli 2016 | 09:35 WIB

- Bertanjak -
Bertanjak
- Pucuk Suku Nan Sepuluh -
Banner Pucuk Suku Nan Sepuluh
- Makna dan Arti Logo -
Banner makna Logo luhak kepenuhan
UMKM Negeri Beradat
UMKM Negeri Beradat
KAI Negeri Beradat
KAI Negeri Beradat
Gssb
Banner gssb
Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
New Poster Luhak Kepenuhan Beradat
Banner Ismail Datuk Montoi
Banner Ismail Datuk Montoi
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Petuah Ketua LAM Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Sambutan Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Sekapur Sirih Mamak Sutan Kayo Moah
Banner Sekapur Sirih
Banner Sekapur Sirih
Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Add
Banner ADD
Banner ADD
One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur

POPULER

Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Buku Super Quotion
Banner Buku Super Quotion
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner LKA Kepenuhan
Banner LKA Kepenuhan