Home Nasional Lulusan Terbaik Akademi Militer Kembar

Lulusan Terbaik Akademi Militer Kembar

112
Lulusan Terbaik Akademi Militer Kembar

Peraih Adhi Makayasa 2018 Letda Rovi Ardya Prawira dari Akmil (kiri), Letda (M) Faishal Djauhari dari AAL (kedua kiri), Letda Summa Laras Fatsagunar dari AAU (kedua kanan) dan Ipda Dolly Septian dari Akpol (kanan) saat upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri 2018 di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: Antara/Wahyu Putro A

 

Rabu 15 Jul 2020 05:44 WIB

 

Era Presiden Sukarno lulusan terbaik Akmil meraih Garuda Yaksa.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Selamat Ginting/Wartawan Senior Republika

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual melantik perwira TNI dan Polri dalam upacara prasetya perwira (praspa) TNI-Polri 2020, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (14/7). Pelantikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 55 TNI Tahun 2020 dan Nomor 56 Polri Tahun 2020 tentang Pengangkatan Taruna dan Taruni Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi Perwira TNI dan Polri.

 

Presiden memberikan penghargaan untuk lulusan terbaik (Adhi Makayasa) dari setiap matra TNI dan kepolisian, yaitu darat, laut, udara, dan kepolisian. Mereka dilantik menjadi Letnan Dua (Letda) bagi TNI dan Inspektur Dua (Ipda) bagi Polri. Empat nama peraih Adhi Makayasa, yakni:

1. Letda (Infanteri) Angga Adhika Yudha, Sarjana Terapan Pertahanan, meraih Adhi Makayasa Akmil (Akademi Militer).
2.  Letda Laut (Pelaut) Rizqy Zealand Djuhaeri, Sarjana Terapan Pertahanan, meraih penghargaan Adhi Makayasa AAL (Akademi Angkatan Laut).
3.  Letda (Teknik) Juanda Siregar, Sarjana Terapan Pertahanan, meraih penghargaan Adhi Makayasa AAU (Akademi Angkatan Udara).
4.  Ipda (Polisi) Ivan Pradipta Mahadika, Sarjana Terapan Kepolisian, meraih penghargaan Adhi Makayasa Akpol (Akademi Kepolisian).

Pada 60 tahun lalu, Presiden Sukarno memberikan penghargaan bagi lulusan terbaik Akmil. Penghargaan terbaik dahulu menggunakan istilah Garuda Yaksa. Selama lima tahun dari 1960 hingga 1964, ada dua lulusan terbaik. Hal ini karena ada dua Akmil, yakni Akmil Jurusan Teknik (Jurtek) di Bandung dan Akmil Jurusan Tempur (Jurpur) di Magelang.

Siapa lulusan kembar tersebut?
1.    Lulusan terbaik 1960 Akmil Jurtek adalah Letda (Zeni) Sudibyo. Terakhir Letjen TNI, menjabat Kepala Bakin (Badan koordinasi Intelijen Negara). Lulusan terbaik Akmil Jurpur adalah Letda (Infanteri) Edi Sudradjat. Terakhir Jenderal TNI, menjabat Menteri Hankam.

2.    Lulusan terbaik 1961 Akmil Jurtek adalah Letda (Zeni) Abdul Djabar. Terakhir Mayjen TNI. Lulusan terbaik Akmil Jurpur adalah Letda (Infanteri) ZA Maulani. Terakhir Letjen TNI (Hor), menjabat Kepala Bakin.

3.    Lulusan terbaik 1962 Akmil Jurtek  adalah Letda (Zeni) Panji Susilo. Terakhir Mayjen TNI. Lulusan terbaik Akmil Jurpur adalah Letda (Infanteri) Suryadi Sudirja. Terakhir Jenderal (Hor), menjabat Mendagri.

4.    Lulusan terbaik 1963 Akmil Jurtek adalah Letda (Zeni) Agung Harmono. Terakhir Brigjen TNI. Lulusan terbaik Akmil Jurpur adalah Letda (Infanteri) Sinungkaryo S. Terakhir Brigjen TNI.

5.    Lulusan terbaik 1964 Akmil Jurtek  adalah Letda (Zeni) Suwarso S. Terakhir Brigjen TNI. Lulusan terbaik Akmil Jurpur Letda (Infanteri) Pieter Sitompul. Terakhir Mayjen TNI.

Sebelum itu, Presiden Sukarno selama empat tahun memberikan penghargaan terbaik bagi lulusan Akademi Zeni AD abituren 1956 hingga 1959. Mereka adalah:
1.    Lulusan terbaik 1956 Letda (Zeni) Roestandi AM. Terakhir Mayjen TNI, menjabat Pangdam Sriwijaya.
2.    Lulusan terbaik 1957 Letda (Zeni) Arie Bandiyoko. Terakhir Mayjen TNI, menjabat Pangdam Sriwijaya.
3.    Lulusan terbaik 1958 Letda (Zeni) Hadi Sunaryo. Terakhir Brigjen TNI, menjabat Direktur Zeni AD.
4.    Lulusan terbaik 1959 Letda (Zeni) Tjokorda P Swastika. Terakhir Mayjen TNI, menjabat Aspers KSAD.

Istilah Adhi Makayasa mulai diberlakukan pada lulusan terbaik 1967. Pada 1988 juga terjadi lulusan kembar, baik Akmil, AAL, AAU, maupun Akpol. Hal ini, karena terjadi perubahan pola pendidikan dari empat tahun menjadi tiga tahun.

Abituren 1988 A merupakan perwira werfing (masuk pendidikan) pada 1984. Sedangkan abituren 1988 B merupakan perwira werfing pada 1985. Sehingga saat itu ada delapan orang yang meraih Adhi Makayasa. Masing-masing akademi dua orang.

 

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID,

- Bertanjak -
Bertanjak
- Pucuk Suku Nan Sepuluh -
Banner Pucuk Suku Nan Sepuluh
- Makna dan Arti Logo -
Banner makna Logo luhak kepenuhan
UMKM Negeri Beradat
UMKM Negeri Beradat
KAI Negeri Beradat
KAI Negeri Beradat
Gssb
Banner gssb
Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
New Poster Luhak Kepenuhan Beradat
Banner Ismail Datuk Montoi
Banner Ismail Datuk Montoi
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Petuah Ketua LAM Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Sambutan Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Sekapur Sirih Mamak Sutan Kayo Moah
Banner Sekapur Sirih
Banner Sekapur Sirih
Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Add
Banner ADD
Banner ADD
One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur

POPULER

Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Buku Super Quotion
Banner Buku Super Quotion
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner LKA Kepenuhan
Banner LKA Kepenuhan