Home Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Syamsuar Bakal Rapat Bareng Gubernur se-Sumatera Bahas Cabai Mahal

Syamsuar Bakal Rapat Bareng Gubernur se-Sumatera Bahas Cabai Mahal

78
Syamsuar Bakal Rapat Bareng Gubernur se-Sumatera Bahas Cabai Mahal

 
 Senin, 27 Jun 2022 12:22 WIB
 
Gubernur Riau Syamsuar (Raja Adil/detikSumut)

Pekanbaru - Gubernur Riau Syamsuar angkat bicara terkait naiknya sejumlah bahan pokok di Riau. Termasuk harga cabai yang naik drastis hingga Rp 120 ribu per kilogram (kg).
Syamsuar mengatakan salah satu yang jadi penyebab kenaikan adalah kelangkaan bahan pokok. Untuk itu, dia berencana untuk menggelar pertemuan dengan seluruh kepala daerah di Sumatera.

"Harga naik ini kan sebenarnya karena ada kelangkaan. Nanti 30 Juni kita rapat sama gubernur se Sumatera," ucap Syamsuar di gedung daerah Balai Serindit di Pekanbaru, Senin (27/6/2022).

Syamsuar mengatakan, dalam rapat itu dia akan membahas soal kelangkaan bahan pokok. Termasuk penyebab terjadinya kenaikan harga sejak beberapa pekan terakhir.

"Nanti kita bahas itu (kelangkaan dan kenaikan cabai)," katanya.

Baca juga:
Makin Pedas, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Rp 120 Ribu/Kg Hari Ini
Diketahui harga sejumlah komoditi di Pekanbaru, Riau, mengalami kenaikan drastis sejak beberapa pekan terakhir. Bahkan untuk cabai merah saat ini harga menyentuh Rp 120 ribu per kilogram (kg).

Pantauan detikSumut di sejumlah pasar di Pekanbaru, Senin (27/6/2022) tercatat harga bahan pokok mulai naik. Kenaikan terjadi pada cabai, tomat, bawang, ikan laut, telur dan sayur-sayuran.

Khusus cabai merah mengalami kenaikan dari Rp 50-60 ribu per kg menjadi Rp 110-120 ribu per kg. Sementara tomat yang biasa Rp 10 ribu per kg saat ini menjadi Rp 18 ribu per kg.

"Harga semua naik, terutama untuk cabai merah Rp 120-130 ribu per kg sekarang. Ini harga tertinggi," kata seorang pedagang di Pasar Tradisional Cipta Karya, Irma Harefa.

Baca juga:
Cabai Merah di Medan Juga Naik Jadi Rp 120 Ribu/Kg
Akibat tingginya harga cabai, masyarakat mulai mengurangi konsumsi cabai merah. Pedagang pun terpaksa mengurangi stok agar cabai tidak busuk.

"Pembeli cabai merah kurang. Biasa orang beli rata-rata 1 kg, sekarang belinya cuma setengah Kg. Makanya kami kurangi stok juga karena pembeli menurun," kata Irma.

 

Sumber : detikSumut 
 
 

- Bertanjak -
Bertanjak
- Pucuk Suku Nan Sepuluh -
Banner Pucuk Suku Nan Sepuluh
- Makna dan Arti Logo -
Banner makna Logo luhak kepenuhan
UMKM Negeri Beradat
UMKM Negeri Beradat
KAI Negeri Beradat
KAI Negeri Beradat
Gssb
Banner gssb
Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
New Poster Luhak Kepenuhan Beradat
Banner Ismail Datuk Montoi
Banner Ismail Datuk Montoi
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Petuah Ketua LAM Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Banner Petuah Ketua Lam Rohul
Sambutan Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Banner Ketua LKA Kepenuhan
Sekapur Sirih Mamak Sutan Kayo Moah
Banner Sekapur Sirih
Banner Sekapur Sirih
Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Banner Buku Luhak Kepenuhan Negeri Beradat
Add
Banner ADD
Banner ADD
One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Banner One Day One Juz
Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur
Banner Rumah Tahfidz Kepenuhan Timur

POPULER

Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Gerakan Negeri Beradat
Banner Buku Super Quotion
Banner Buku Super Quotion
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner Lam Kabupaten ROkan Hulu
Banner LKA Kepenuhan
Banner LKA Kepenuhan